Ikhtiar PT Palma Pertiwi Mengawal Asta Cita Prabowo dari Desa

- Editor

Jumat, 9 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Langkah tak biasa diambil manajemen PT Palma Pertiwi Makmur (PT PPM). Bertempat di kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Selasa, 8 September 2026, jajaran pimpinan perusahaan swasta itu menyodorkan dokumen kerja sama berlabel Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) unsolicited.

Bukan urusan bisnis biasa, skema investasi yang dibawa PT PPM menyasar ceruk paling mendasar dari perekonomian nasional: desa. Musababnya, perusahaan berniat ikut mengawal realisasi pilar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada kedaulatan pangan, energi, hingga air nasional.

Direktur Perencanaan PT PPM Yovi Havianto, yang hadir mendampingi Direktur Utama Mardianto, mengklaim bahwa lini bisnis yang mereka ajukan memiliki haluan yang sama dengan visi pemerintah pusat.

“Seluruh kegiatan KPBU unsolicited yang dijalankan PT Palma Pertiwi Makmur memiliki tujuan tunggal dan tegak lurus, yaitu menyukseskan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” kata Yovi.

Rencana ekspansi PT PPM di kawasan pedesaan mencakup tiga sektor inti. Pada sektor pangan, perusahaan berencana menyebar ratusan unit penggilingan padi modern (Rice Milling Unit) untuk menstabilkan pasokan beras dan harga gabah di tingkat petani. Sementara untuk pasokan energi, jaringan distribusi Pertashop disiapkan hingga ke pelosok.

Adapun di sektor air, konsesi difokuskan pada penyediaan fasilitas air bersih serta pembenahan irigasi lahan pertanian.

Agar modal tak menguap balik ke kota, PT PPM mengandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pengelola operasional di tingkat tapak.

Skema ini diyakini mampu menjaga perputaran uang tetap berada di desa, sekaligus mempercepat transformasi ekonomi masyarakat akar rumput secara berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Reksa Swasembada di Bumi Sukowati: Sragen dan PT PPM Menganyam Niat Pangan dan Energi
KPK Respon Laporan Formmasi Soal Dugaan Penyimpangan Proyek PU Bandar Lampung
Diduga Gelapkan Uang Investasi Rp4,6 Miliar, Anggota DPR Komisi III Fraksi PKB dilaporkan ke MKD
Diverifikasi KPK, Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Kian Disorot
Formmasi Bawa Dugaan Korupsi Dinas PU dan Kesra ke Kejagung, Aksi 15 September
IJP Lampung Bagikan 3.000 Masker
Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru
Skandal Tambang Emas Way Kanan Diseret ke Kejagung: Formmasi Bongkar Kejanggalan ‘Penguapan’ Barbuk hingga Penadah Besar

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Ikhtiar PT Palma Pertiwi Mengawal Asta Cita Prabowo dari Desa

Rabu, 30 September 2026 - 13:55 WIB

KPK Respon Laporan Formmasi Soal Dugaan Penyimpangan Proyek PU Bandar Lampung

Rabu, 16 September 2026 - 17:40 WIB

Diduga Gelapkan Uang Investasi Rp4,6 Miliar, Anggota DPR Komisi III Fraksi PKB dilaporkan ke MKD

Sabtu, 12 September 2026 - 12:10 WIB

Diverifikasi KPK, Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Kian Disorot

Rabu, 9 September 2026 - 19:18 WIB

Formmasi Bawa Dugaan Korupsi Dinas PU dan Kesra ke Kejagung, Aksi 15 September

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Pangkas Tengkulak Gabah

Kamis, 8 Okt 2026 - 16:13 WIB

Lampung

Lampung Kawal Percepatan PLTP Rajabasa

Kamis, 8 Okt 2026 - 16:00 WIB