Pramoedya.id: Pengembangan potensi sumber daya lokal untuk mendukung ketahanan pangan dan energi menjadi fokus penjajakan kerja sama PT Palma Pertiwi Makmur (PT PPM) dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura. Kerja sama ini diharapkan membuka peluang ekonomi produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Penjajakan tersebut diawali melalui audiensi pada 7 Oktober 2026 dan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada 8 Oktober 2026 di Menara Palma One, Jakarta.
Audiensi berlangsung di kantor PT PPM, Menara Palma One lantai 9, Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi forum pembahasan awal mengenai peluang pengembangan potensi daerah, kebutuhan masyarakat, serta kemungkinan kemitraan antara pemerintah daerah dan perusahaan.
Direktur Utama PT PPM, Mardianto, bersama Direktur Perencanaan PT PPM, Yovi Havianto, mewakili perusahaan dalam rangkaian agenda tersebut. Mardianto menyebut kerja sama ini sebagai langkah awal untuk membangun sinergi yang lebih konkret dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura.
“Kerja sama Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) ini merupakan langkah awal untuk membangun sinergi yang lebih konkret antara PT Palma Pertiwi Makmur dan Pemerintah Kabupaten Jayapura. Kami ingin potensi sumber daya lokal dapat dikembangkan secara produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Mardianto.
Sementara itu, Yovi Havianto mengatakan, tindak lanjut kerja sama membutuhkan kajian menyeluruh terhadap potensi daerah, kebutuhan masyarakat, kesiapan infrastruktur, dan skema kemitraan yang sesuai.
“Kami akan melihat secara detail potensi daerah, kebutuhan masyarakat, kesiapan infrastruktur, serta skema kemitraan yang paling tepat. Dengan perencanaan yang terukur, kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan MoU KPBU, tetapi akan diwujudkan dalam program yang memiliki target dan indikator keberhasilan yang jelas,” ujarnya.
PT PPM bergerak di bidang ketahanan pangan dan energi melalui pemberdayaan sumber daya alam lokal. Perusahaan juga mengusung pola kemitraan inti-plasma dengan melibatkan instansi terkait dan masyarakat.
Kerja sama ini sejalan dengan agenda penguatan ketahanan pangan dan energi nasional. Tahap pelaksanaan selanjutnya diharapkan dapat mengoptimalkan potensi daerah, membuka peluang ekonomi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Jayapura.(Rls)







