FORMMASI Desak DPP PDIP Pecat Kader yang Pukul Wong Cilik Di Lambar

- Editor

Selasa, 27 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Front Rakyat dan Mahasiswa Madani Seluruh Indonesia (FORMMASI) mendesak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan tidak terhormat terhadap anggota DPRD Kabupaten Lampung Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Prayitno. Anggota legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 tersebut diduga melakukan tindakan kekerasan berupa pemukulan terhadap warga.

Peristiwa pemukulan tersebut menyasar kru musik organ tunggal dan warga yang berada di atas panggung, di antaranya Wendi Firnando dan Jevi Andrian. Insiden tidak terpuji itu diduga dipicu oleh emosi Prayitno lantaran merasa tidak kunjung dipanggil atau kurang dihargai saat hendak bernyanyi di atas panggung.

Meski kasus tersebut kabarnya telah diselesaikan secara kekeluargaan—yang ditandai dengan penandatanganan dokumen kesepakatan damai tanpa paksaan serta aksi saling memaafkan kedua belah pihak.

FORMMASI menilai hal itu tidak menghapuskan tindakan pidana maupun pelanggaran etik yang telah terjadi.

Ketua Umum FORMMASI, Sapriyansah (yang akrab disapa Sah), menegaskan bahwa penyelesaian damai di tingkat lokal tidak menutup mata atas aksi main hakim sendiri yang dilakukan oleh seorang pejabat publik.

“Penyelesaian secara kekeluargaan tidak menghilangkan kenyataan bahwa Saudara Prayitno telah melakukan pemukulan terhadap wong cilik di muka umum secara sadar dan sengaja,” ujar Sapriyansah dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Sapriyansah menyayangkan sikap arogan yang ditunjukkan oleh kader partai yang selama ini mengusung jargon partai wong cilik tersebut. Menurutnya, pembiaran terhadap aksi kekerasan oleh pejabat publik akan membawa dampak negatif dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif maupun partai politik.

Atas dasar itu, FORMMASI mendesak DPP PDI Perjuangan untuk mengambil tindakan konkrit dan menjatuhkan sanksi pemecatan secara tidak terhormat atas dugaan pelanggaran etik berat.

FORMMASI juga menyampaikan ancaman akan menggelar aksi massa di ibu kota jika laporan dan desakan mereka diabaikan oleh pengurus pusat partai berlogo banteng moncong putih tersebut.

“Apabila DPP PDI Perjuangan tidak mengambil tindakan konkret dan tegas, kami akan memobilisasi pemuda dan mahasiswa Lampung di Jakarta untuk mengepung kantor DPP PDI Perjuangan,” pungkas Sah.(*)

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Buntok, ORARI Bagikan Ribuan Masker Gratis
PT PPM dan Pemkab Jayapura Jajaki Kerja Sama Pangan dan Energi
Tol Tuba Tertutup Asap, Maulidah Zauroh: Jangan Normalisasi Bencana Berulang
Ikhtiar PT Palma Pertiwi Mengawal Asta Cita Prabowo dari Desa
Reksa Swasembada di Bumi Sukowati: Sragen dan PT PPM Menganyam Niat Pangan dan Energi
KPK Respon Laporan Formmasi Soal Dugaan Penyimpangan Proyek PU Bandar Lampung
Diduga Gelapkan Uang Investasi Rp4,6 Miliar, Anggota DPR Komisi III Fraksi PKB dilaporkan ke MKD
Diverifikasi KPK, Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Kian Disorot

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:19 WIB

FORMMASI Desak DPP PDIP Pecat Kader yang Pukul Wong Cilik Di Lambar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Kabut Asap Selimuti Buntok, ORARI Bagikan Ribuan Masker Gratis

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:33 WIB

PT PPM dan Pemkab Jayapura Jajaki Kerja Sama Pangan dan Energi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Tol Tuba Tertutup Asap, Maulidah Zauroh: Jangan Normalisasi Bencana Berulang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Ikhtiar PT Palma Pertiwi Mengawal Asta Cita Prabowo dari Desa

Berita Terbaru

Barito Selatan

Kabut Asap Selimuti Buntok, ORARI Bagikan Ribuan Masker Gratis

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:36 WIB