Wan Jamaluddin Tekankan Konsep “Ber-ISI”, Arah Baru UIN Raden Intan Lima Tahun ke Depan

- Editor

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Rektor Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL), Wan Jamaluddin, mulai merumuskan arah kepemimpinannya untuk periode 2026–2030. Dalam acara buka puasa bersama di Masjid Safinatul Ulum, Kamis (12/3/2026), ia memperkenalkan konsep pembangunan kampus berbasis “ber-ISI”.

Konsep tersebut merujuk pada tiga pilar utama: Intellectuality yang bermartabat, serta Spirituality dan Integrity yang kuat. Menurut Wan, ketiganya harus berjalan beriringan untuk membawa kampus berkembang secara utuh.

Ia berharap nilai-nilai tersebut tidak hanya menjadi jargon, tetapi benar-benar terinternalisasi dalam kehidupan akademik sehari-hari.

Wan juga mengungkapkan keinginannya menghadirkan suasana kampus yang harmonis dan penuh ketentraman. Ia mencontohkan atmosfer kerja di Kementerian Agama yang ia rasakan sebagai lingkungan yang sejuk dan penuh kebersamaan.

Ia ingin suasana serupa tumbuh di UIN Raden Intan Lampung.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan periode pertama kepemimpinannya. Mulai dari wakil rektor, dekan, hingga kepala unit kerja dinilai telah berkontribusi besar dalam membangun kampus.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran kabinet pertama. Bapak ibu yang mendapat amanah pada periode pertama telah menunjukkan dedikasi dan bakti luar biasa sehingga UIN Raden Intan Lampung menjadi seperti saat ini,” ujarnya.

Ia menyebut capaian kampus, termasuk pengakuan sebagai salah satu most sustainable campus, merupakan hasil kerja kolektif yang tidak bisa dilepaskan dari kontribusi banyak pihak.

Karena itu, ia mengajak seluruh sivitas akademika menyongsong periode baru dengan semangat yang sama—bahkan lebih kuat.

“Semoga menjadi amal jariah,” katanya.

Acara buka puasa bersama ini kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan Ahmad Bukhari Muslim. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa Ramadan adalah momentum untuk mengejar keberkahan hidup, bukan sekadar materi.

Menurut dia, rezeki dan umur telah ditentukan, tetapi keberkahan menjadi sesuatu yang harus diupayakan melalui amal dan niat baik.

Di tengah suasana religius Ramadan, arah baru UIN Raden Intan Lampung mulai digambarkan: kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. (*)

Berita Terkait

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru
Audiensi Formmasi, Kemenag Janji Usut Ulang Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur
Bacalon Rektor Unila Budiyono Janji Tak Sembrono Naikkan UKT
27 Agustus, FORMMASI Kepung Kemenag: Desak Usut Kasus An-Nur dan Evaluasi Kepemimpinan Menteri Agama
Kanwil Kemenag se-Indonesia dan PTKIN Berkolaborasi Menuju PMB 2026
Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK
UIN RIL Resmi Buka Prodi Hukum Pidana Islam
Wali Kota Eva Dwiana Bersama Kajati Lampung Tinjau Program MBG di Dua Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:17 WIB

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru

Kamis, 3 September 2026 - 18:37 WIB

Audiensi Formmasi, Kemenag Janji Usut Ulang Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Bacalon Rektor Unila Budiyono Janji Tak Sembrono Naikkan UKT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:39 WIB

27 Agustus, FORMMASI Kepung Kemenag: Desak Usut Kasus An-Nur dan Evaluasi Kepemimpinan Menteri Agama

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Kanwil Kemenag se-Indonesia dan PTKIN Berkolaborasi Menuju PMB 2026

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB