Historia Magistra Vitae: Upaya Membumikan Sejarah Lewat Bahasa Populer

- Editor

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Di tengah kecenderungan kajian sejarah yang kerap dianggap berat dan elitis, Abd. Rahman Hamid memilih jalur berbeda. Melalui bukunya Historia Magistra Vitae, ia mencoba membumikan sejarah—membawanya lebih dekat ke pembaca awam.

Upaya itu menjadi fokus dalam webinar nasional yang digelar Fakultas Adab UIN Raden Intan Lampung bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar, Senin (16/3/2026).

Dalam forum tersebut, Hamid menjelaskan bahwa buku yang ia tulis bukan sekadar kumpulan narasi masa lalu, tetapi refleksi atas perjalanan bangsa yang relevan dengan kondisi kekinian.

“Tidak ada kejadian tanpa sebab di masa lalu. Karena itu sejarah menjadi sumber inspirasi kehidupan kita ke depan,” ujarnya.

Buku ini mengangkat beragam tema: mulai dari perjuangan kaum muda, dinamika Pancasila, hingga persoalan kebudayaan dan kemaritiman. Semua dikemas dalam bahasa yang lebih ringan, tanpa menghilangkan kedalaman makna.

Pendekatan ini mendapat perhatian dari kalangan akademisi dan praktisi pendidikan. Dosen senior UNM, Patahuddin, serta guru sejarah SMAN 9 Gowa, Nafsar, menyoroti pentingnya menghadirkan materi sejarah yang lebih komunikatif, terutama bagi generasi muda.

Di sisi lain, Koordinator Prodi Pendidikan Sejarah UNM, Bustan, menilai buku tersebut berpotensi menjadi jembatan antara dunia akademik dan masyarakat luas.

“Buku ini dapat menjadi referensi bagi pengajar sejarah, mahasiswa, maupun masyarakat yang memiliki minat terhadap studi sejarah,” ujarnya.

Webinar yang diikuti 118 peserta ini memperlihatkan antusiasme yang cukup besar terhadap pendekatan baru dalam penulisan sejarah. Peserta datang dari berbagai latar belakang—dosen, mahasiswa, guru, hingga pemerhati sejarah.

Diskusi ini juga menjadi bagian dari rangkaian panjang pembahasan buku tersebut. Sebelumnya, Historia Magistra Vitae telah didiskusikan oleh Jurusan Ilmu Sejarah Universitas Sumatera Utara pada 11 Maret 2026.

Tak hanya itu, kerja sama antara UIN RIL dan UNM sendiri telah dimulai sejak diskusi buku Makassar Mendunia pada Agustus 2025 di Makassar.

Bagi sebagian kalangan, langkah Hamid ini menjadi penting di tengah menurunnya minat baca sejarah. Dengan pendekatan populer, sejarah tidak lagi tampil sebagai kumpulan fakta kaku, tetapi sebagai cerita yang hidup—yang bisa dibaca, dipahami, dan direnungkan.

Di titik itu, sejarah kembali pada maknanya yang paling awal: bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan pelajaran untuk masa depan. (*)

Berita Terkait

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru
Audiensi Formmasi, Kemenag Janji Usut Ulang Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur
Bacalon Rektor Unila Budiyono Janji Tak Sembrono Naikkan UKT
27 Agustus, FORMMASI Kepung Kemenag: Desak Usut Kasus An-Nur dan Evaluasi Kepemimpinan Menteri Agama
Kanwil Kemenag se-Indonesia dan PTKIN Berkolaborasi Menuju PMB 2026
Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK
UIN RIL Resmi Buka Prodi Hukum Pidana Islam
Wali Kota Eva Dwiana Bersama Kajati Lampung Tinjau Program MBG di Dua Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:17 WIB

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru

Kamis, 3 September 2026 - 18:37 WIB

Audiensi Formmasi, Kemenag Janji Usut Ulang Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Bacalon Rektor Unila Budiyono Janji Tak Sembrono Naikkan UKT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:39 WIB

27 Agustus, FORMMASI Kepung Kemenag: Desak Usut Kasus An-Nur dan Evaluasi Kepemimpinan Menteri Agama

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Kanwil Kemenag se-Indonesia dan PTKIN Berkolaborasi Menuju PMB 2026

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB