UIN Raden Intan Lampung dan Kemenag Sosialisasikan Kurikulum Berbasis Cinta

- Editor

Kamis, 11 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung melalui Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI memperkenalkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Sosialisasi ini berlangsung di Gedung Pusiban, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, Selasa (9/9/2025), dan diikuti 250 guru madrasah serta pondok pesantren.

Direktur KSKK Madrasah Ditjen Pendis, Prof. Dr. Hj. Nyayu Khodijah, menjelaskan bahwa KBC lahir dari kegelisahan Menteri Agama terhadap dua problem besar bangsa: krisis kemanusiaan dan kerusakan lingkungan.

“KBC ini genuine dari Menag sebagai harapan bagi generasi muda, khususnya siswa madrasah. Harapannya, pada 2045 mereka bisa menjadi pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga cerdas sosial dan emosional,” ujar Prof. Nyayu melalui pernyataan persnya, Kamis (11/9/2025).

Ia menekankan, banyak konflik, diskriminasi, hingga kasus perundungan yang bahkan terjadi di madrasah. Sementara di sisi lain, kerusakan lingkungan yang kian parah juga berakar dari hilangnya rasa cinta dan empati manusia terhadap alam.

“Inti ajaran agama adalah cinta. Tanpa cinta, manusia kehilangan arah, bahkan pada sesama dan lingkungannya,” tegasnya.

Prof. Nyayu memaparkan lima pilar KBC yang disebut Panca Cinta: cinta kepada Allah dan Rasul, cinta ilmu pengetahuan, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air. Nilai-nilai ini, menurutnya, perlu dihidupkan kembali agar pendidikan agama tidak sekadar bersifat indoktrinasi, tetapi membentuk karakter religius yang utuh.

Ia juga menyoroti lima dimensi religiusitas  keimanan, pengetahuan, penghayatan, peribadatan, dan pengamalan yang seharusnya menjadi tolok ukur keberagamaan seseorang.

“Sayangnya, guru agama selama ini cenderung hanya menyentuh tiga dimensi. Padahal penghayatan adalah yang paling penting,” katanya.

Keberhasilan KBC, lanjutnya, bukan hanya ditentukan guru agama, melainkan seluruh ekosistem madrasah. Kepala sekolah, guru mata pelajaran lain, bahkan tenaga kebersihan pun memiliki peran dalam menciptakan atmosfer cinta di sekolah. Indikator keberhasilan KBC bukan pada angka rapor, melainkan hadirnya madrasah ramah lingkungan, ramah anak, dan mampu menyejahterakan siswa secara mental maupun spiritual.

Sementara itu, Wakil Rektor III UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. Idrus Ruslan, M.Ag., menyambut baik gagasan ini. Menurutnya, KBC menjadi jalan penting untuk menyiapkan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki empati lintas budaya, etnis, dan agama.

“Keberagaman adalah anugerah Tuhan yang harus dirawat dengan cinta. Dengan KBC, kita berharap lahir generasi yang cerdas sekaligus peduli,” tutup Idrus. (Rilis/*)

Berita Terkait

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru
Audiensi Formmasi, Kemenag Janji Usut Ulang Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur
Bacalon Rektor Unila Budiyono Janji Tak Sembrono Naikkan UKT
27 Agustus, FORMMASI Kepung Kemenag: Desak Usut Kasus An-Nur dan Evaluasi Kepemimpinan Menteri Agama
Kanwil Kemenag se-Indonesia dan PTKIN Berkolaborasi Menuju PMB 2026
Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK
UIN RIL Resmi Buka Prodi Hukum Pidana Islam
Wali Kota Eva Dwiana Bersama Kajati Lampung Tinjau Program MBG di Dua Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:17 WIB

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru

Kamis, 3 September 2026 - 18:37 WIB

Audiensi Formmasi, Kemenag Janji Usut Ulang Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Bacalon Rektor Unila Budiyono Janji Tak Sembrono Naikkan UKT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:39 WIB

27 Agustus, FORMMASI Kepung Kemenag: Desak Usut Kasus An-Nur dan Evaluasi Kepemimpinan Menteri Agama

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Kanwil Kemenag se-Indonesia dan PTKIN Berkolaborasi Menuju PMB 2026

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB