903 Lulusan UIN RIL Dikukuhkan, Rektor: Yang Terus Belajar Akan Menjadi Pemilik Masa Depan

- Editor

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Sebanyak 903 lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode II Tahun 2026 yang berlangsung di GSG KH Ahmad Hanafiah, Kamis (2/7/2026). 

Pada kesempatan itu, Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. mengingatkan para wisudawan agar terus belajar sepanjang hayat karena hanya mereka yang terus belajar yang akan menjadi pemilik masa depan.

Prosesi wisuda berlangsung dalam dua sesi, yakni 500 wisudawan pada sesi pagi dan sisanya pada sesi siang. Sidang senat dibuka oleh Ketua Senat Prof. Dr. Idham Kholid, M.A.

Dalam sambutannya, Rektor mengatakan gelar akademik yang diraih hari ini bukanlah jaminan mutlak keberhasilan, melainkan kunci pembuka berbagai peluang yang harus dibuktikan melalui kapasitas, keberanian, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Menurutnya, tantangan yang akan dihadapi para lulusan tidak lagi sesederhana persoalan di ruang kuliah. Dunia kerja dan kehidupan sosial menghadirkan persoalan yang kompleks sehingga membutuhkan kemampuan berpikir kritis, beradaptasi, dan terus mengembangkan diri.

“Oleh karena itu, jangan pernah berhenti belajar. Sekali lagi jangan pernah berhenti belajar. Kelulusan hari ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari sekolah kehidupan yang sesungguhnya. Jadilah pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner), sebab di era yang berubah secepat ini, mereka yang berhenti belajar akan langsung menjadi pemilik masa lalu, sedangkan mereka yang terus belajar akan menjadi pemilik masa depan,” ujar Rektor.

Selain menekankan pentingnya belajar sepanjang hayat, Rektor juga mengingatkan para lulusan agar menjaga nama baik almamater dengan menjunjung tinggi kejujuran, integritas, dan akhlakul karimah.

“Kepintaran tanpa akhlak adalah bahaya, kecerdasan tanpa moralitas adalah bencana. Di mana pun saudara berada, kibarkan panji-panji UIN Raden Intan Lampung dengan kejujuran, integritas, dan keluhuran budi pekerti,” pesannya.

Rektor juga mengajak para wisudawan mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan global, termasuk menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, komitmen Green Campus yang terus dikembangkan UIN Raden Intan Lampung merupakan implementasi nilai ekoteologi yang menempatkan manusia sebagai khalifatullah fil ardh untuk menjaga dan memakmurkan bumi. UIN RIL saat ini tercatat sebagai salah satu kampus hijau terbaik di Indonesia dan menempati peringkat 59 dunia versi UI GreenMetric.

Pada wisuda kali ini, Anisah Febrianti dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) meraih predikat wisudawan terbaik tingkat universitas dengan IPK 3,95.

Untuk jenjang Pascasarjana, wisudawan terbaik Program Doktor diraih Ratna Dewi Setyowati dari Program Studi S3 Manajemen Pendidikan Islam dengan IPK 3,98, sedangkan Program Magister diraih Nevy Agustina dari Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Arab dengan IPK 4,00.

Wisudawan terbaik tingkat fakultas masing-masing diraih oleh Anisah Febrianti (FTK), Syakirah Apriliahana Said dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Fakultas Syariah) IPK 3,94, Muhammad Fikri Arfandi dari Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (FUSA) IPK 3,93, Siti Rohmah dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (FDIK) IPK 3,84.

Kemudian, Nabilli Rahman dari Program Studi Perbankan Syariah (FEBI) IPK 3,92, Mutiara Agustina dari Program Studi Sejarah Peradaban Islam (Fakultas Adab) IPK 3,91, Gading Riyanda Ismail dari Program Studi Sistem Informasi (FST) IPK 3,66, serta Vio Meiticha Risanli dari Program Studi Psikologi Islam (Fakultas Psikologi Islam) IPK 3,87.

Selain itu, penghargaan disertasi terbaik diberikan kepada Listiyani Siti Romlah dari Program Studi S3 Manajemen Pendidikan Islam dengan judul Manajemen Transformasi Kurikulum OBE di UIN Raden Intan Lampung.

Penghargaan tesis terbaik diraih Fadila Rahmah dari Program Studi S2 Pendidikan Agama Islam melalui karya berjudul Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal terhadap Hasil Penilaian Afektif Santri di Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung. Sementara skripsi terbaik diberikan kepada Binti Istiqomah Suganda dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, dengan judul Analisis Hidden Fees dalam Transaksi Keuangan Digital Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. (*)

 

Berita Terkait

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru
Audiensi Formmasi, Kemenag Janji Usut Ulang Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur
Bacalon Rektor Unila Budiyono Janji Tak Sembrono Naikkan UKT
27 Agustus, FORMMASI Kepung Kemenag: Desak Usut Kasus An-Nur dan Evaluasi Kepemimpinan Menteri Agama
Kanwil Kemenag se-Indonesia dan PTKIN Berkolaborasi Menuju PMB 2026
Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK
UIN RIL Resmi Buka Prodi Hukum Pidana Islam
Wali Kota Eva Dwiana Bersama Kajati Lampung Tinjau Program MBG di Dua Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:17 WIB

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru

Kamis, 3 September 2026 - 18:37 WIB

Audiensi Formmasi, Kemenag Janji Usut Ulang Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Bacalon Rektor Unila Budiyono Janji Tak Sembrono Naikkan UKT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:39 WIB

27 Agustus, FORMMASI Kepung Kemenag: Desak Usut Kasus An-Nur dan Evaluasi Kepemimpinan Menteri Agama

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Kanwil Kemenag se-Indonesia dan PTKIN Berkolaborasi Menuju PMB 2026

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB