Sambut Demam Piala Dunia, Besok PKB Bahas Nasib Sepak Bola Lampung

- Editor

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Euforia Piala Dunia selalu berhasil menyatukan jutaan orang. Warung kopi penuh perdebatan soal taktik, media sosial dipenuhi prediksi skor, sementara anak-anak kembali berlari mengejar bola dengan mimpi suatu hari bisa berdiri di panggung yang sama.

Namun di balik gegap gempita itu, ada satu pertanyaan yang jarang dibahas: apa yang bisa dipelajari Lampung dari Piala Dunia?

Pertanyaan inilah yang mendorong DPW PKB Lampung menggelar diskusi publik bertajuk “Demam Piala Dunia dan Mimpi Masa Depan Sepak Bola Lampung” yang akan dihelat besok Jumat (17/7/2026).

Forum ini sengaja dirancang bukan sekadar untuk mengekor tren, melainkan mengubah euforia sesaat menjadi gagasan konkret bagi kemajuan lapangan hijau di Bumi Ruwa Jurai.

Bagi Ketua DPW PKB Lampung, Chusnunia Chalim, sepak bola memiliki kekuatan besar yang melampaui urusan mencetak gol.

Olahraga ini adalah instrumen ampuh untuk membangun karakter sekaligus ruang pemersatu masyarakat yang paling cair.

“Olahraga, khususnya sepak bola, memiliki kekuatan besar untuk membangun karakter generasi muda sekaligus menjadi ruang pemersatu masyarakat. Karena itu, momentum Piala Dunia dinilai tepat untuk mengajak publik berdiskusi tentang masa depan sepak bola Lampung,” Kata Nunik, sapaan akrab Chusnunia Chalim, Kamis (16/7/2026).

Guna membedah sengkarut dan potensi lokal tersebut, diskusi ini menghadirkan barisan pemateri lintas sektoral. Mulai dari praktisi, pengamat, hingga legislator yang peduli pada pembinaan olahraga di daerah.

Di barisan pembicara, hadir anggota DPRD Provinsi Lampung, Sasa Chalim, yang akan mengupas kolaborasi kebijakan daerah. Selain itu, ada Iman Hidayat yang mewakili PSSI Provinsi Lampung untuk menyoroti regulasi, Juwendra Asdiansyah sebagai pengamat yang jeli membaca peta sepak bola nasional, serta Bung Dolop, pegiat sepak bola akar rumput yang selama ini vokal menyuarakan nasib lapangan hijau di daerah.

“Dari silang pemikiran mereka, forum ini membidik cetak biru pembinaan usia dini yang selama ini kerap terputus, penguatan kompetisi lokal yang mandek, hingga peningkatan kualitas wasit dan pelatih di Lampung,” lanjut Nunik menerangkan.

Sebab, urainya, bagi PKB Lampung sepak bola bukan sekadar urusan peluit babak pertama hingga pertandingan berakhir selama 90 menit.

Di dalam lapangan, ada taruhan harapan, disiplin, kerja sama, dan mimpi besar yang perlu terus dipupuk dengan sistem yang sehat.

Melalui diskusi pemantik ini, PKB Lampung berharap keriuhan Piala Dunia di layar kaca tidak berhenti sebagai tontonan belaka.

Lebih dari itu, ia harus menjelma menjadi komitmen bersama untuk membangun sepak bola Lampung yang lebih kompetitif, berprestasi, dan mampu melahirkan talenta-talenta yang kelak membawa nama daerah di panggung nasional maupun internasional.

“Karena pada akhirnya, setiap mimpi besar sepak bola selalu dimulai dari keberanian untuk membicarakan masa depannya,” tutup Nunik. (*)

Berita Terkait

Dihentikan Polresta, Kasus Wildan Ditarik ke Polda
Pengamat Hukum Desak Kapolda Usut Gudang Bio Solar Ilegal
Wali Kota Eva Dwiana Bersama Kajati Lampung Tinjau Program MBG di Dua Sekolah
Gelar UPA Serentak di Lampung, Peradi Konsisten Jaga Prinsip Zero KKN
Eks Dosen Bongkar Kezaliman di UI An-Nur, Gaji Disebut Tak Pernah Sesuai SK
PBTI Series 2026 Digelar di Lampung, 1.605 Atlet dari 12 Provinsi Ambil Bagian
Diduga Gudang Solar Subsidi Tersembunyi di Balik Semak Garuntang, Warga Minta Aparat Bertindak
31 Peserta Lulus UKW, Ketua PWI Lampung Ingatkan Jaga Integritas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:23 WIB

Sambut Demam Piala Dunia, Besok PKB Bahas Nasib Sepak Bola Lampung

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:13 WIB

Dihentikan Polresta, Kasus Wildan Ditarik ke Polda

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:31 WIB

Pengamat Hukum Desak Kapolda Usut Gudang Bio Solar Ilegal

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:07 WIB

Wali Kota Eva Dwiana Bersama Kajati Lampung Tinjau Program MBG di Dua Sekolah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:49 WIB

Eks Dosen Bongkar Kezaliman di UI An-Nur, Gaji Disebut Tak Pernah Sesuai SK

Berita Terbaru

Lampung

Dihentikan Polresta, Kasus Wildan Ditarik ke Polda

Kamis, 16 Jul 2026 - 17:13 WIB

Bandarlampung

Pengamat Hukum Desak Kapolda Usut Gudang Bio Solar Ilegal

Selasa, 14 Jul 2026 - 18:31 WIB

Foto: Ilustrasi

Perspektif

APBD Survival dan Hibah Rp35 Miliar: Menguji Arah Fiskal Lampung

Senin, 13 Jul 2026 - 18:29 WIB