Paman Vs Keponakan, Ferry Laporkan Lima Akun TikTok ke Polisi

- Editor

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Merasa nama baiknya dicemarkan dan data pribadinya disebar tanpa izin, Ferry Ardiansyah Husin melaporkan lima akun TikTok ke Polda Lampung, Senin (6/10/2025).

Kelima akun tersebut yakni lampungdotid, whangchuranw, dagelannpolitik96, livia.once, dan sendirigaenak. Laporan dibuat karena unggahan dari akun-akun itu diduga mengandung unsur pencemaran nama baik, penyebaran data pribadi, hingga narasi yang menyerang keluarga Ferry.

Ferry diketahui tengah berperkara di Pengadilan Agama Tanjungkarang bersama kakaknya, Media Sari Putri, melawan dua keponakannya, Fadhel Alghiffari Husin dan Harmoni Mountpahsa Husin. Konten yang diadukan ke polisi mulai bermunculan usai sidang pekan lalu.

“Ini bukan sekadar postingan di media sosial. Ini sudah menyentuh ranah pribadi dan keluarga. Kami menghormati kebebasan berekspresi, tapi bukan berarti bebas melanggar hukum,” ujar Ferry kepada awak media.

 

Ferry datang ke Polda Lampung didampingi kuasa hukumnya, Adolf Indrajaya dan Tedi Purwoko. Setelah berkonsultasi ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus, penyidik merekomendasikan agar Ferry membuat laporan resmi.

Pengaduan diterima Banit Ditreskrimsus Bripda Arnold Boy Parulian Nainggolan dengan nomor PP/339/X/2025/Reskrimsus/Cyber. Dalam laporan itu, Ferry menyerahkan sejumlah bukti unggahan yang diduga melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Ferry menilai unggahan-unggahan tersebut tidak hanya menuding dirinya secara tendensius, tetapi juga menyebarkan informasi tentang istri, anak, dan pekerjaannya.

“Kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum ini kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

 

Sementara itu, kuasa hukum Ferry menjelaskan pihaknya telah melakukan penyisiran dan analisis terhadap seluruh unggahan sebelum membawa kasus ini ke ranah hukum.

“Langkah ini kami ambil untuk memperdalam dugaan pelanggaran ITE, pencemaran nama baik, dan penyebaran data pribadi yang dilakukan dengan cara-cara melanggar hukum,” kata Adolf.

 

Adolf menambahkan, perkara perdata yang melibatkan kliennya dalam Gugatan Harta Waris Nomor: 1253/Pdt.G/2025/PA.TnK sudah berjalan panjang sejak Juli 2025. Proses mediasi telah digelar tiga kali, diikuti penyampaian gugatan, jawaban, replik, duplik, hingga pembuktian.

Menurutnya, unggahan-unggahan di TikTok mulai marak setelah sidang terakhir pada Selasa (30/9). “Kami melihat ada konsolidasi beberapa pihak setelah sidang itu, lalu muncul berbagai konten yang cenderung memojokkan Ferry,” ujarnya.

Selain dugaan fitnah, hoaks, dan pembunuhan karakter, tim hukum juga menyoroti pelanggaran serius atas UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, karena salah satu unggahan memuat foto anak Ferry yang masih di bawah umur.

Sidang lanjutan perkara waris ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa (7/10) di Pengadilan Agama Tanjungkarang. (*)

Berita Terkait

Diduga Gelapkan Uang Investasi Rp4,6 Miliar, Anggota DPR Komisi III Fraksi PKB dilaporkan ke MKD
Diverifikasi KPK, Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Kian Disorot
Formmasi Bawa Dugaan Korupsi Dinas PU dan Kesra ke Kejagung, Aksi 15 September
Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru
Skandal Tambang Emas Way Kanan Diseret ke Kejagung: Formmasi Bongkar Kejanggalan ‘Penguapan’ Barbuk hingga Penadah Besar
Formmasi Laporkan Trotoar Ambruk Ke Kejagung, Tantang Eva Copot Kadis PU
FORMMASI Resmi Laporkan Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung
Diduga Ada Oknum TNI Berinisial Gun ‘Mainkan’ Solar Subsidi di SPBU Srengsem

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:40 WIB

Diduga Gelapkan Uang Investasi Rp4,6 Miliar, Anggota DPR Komisi III Fraksi PKB dilaporkan ke MKD

Sabtu, 12 September 2026 - 12:10 WIB

Diverifikasi KPK, Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Kian Disorot

Rabu, 9 September 2026 - 19:18 WIB

Formmasi Bawa Dugaan Korupsi Dinas PU dan Kesra ke Kejagung, Aksi 15 September

Minggu, 6 September 2026 - 14:17 WIB

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru

Jumat, 4 September 2026 - 19:51 WIB

Skandal Tambang Emas Way Kanan Diseret ke Kejagung: Formmasi Bongkar Kejanggalan ‘Penguapan’ Barbuk hingga Penadah Besar

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB