Kerja Sama UIN Raden Intan–UNM Berlanjut, Buku Sejarah Jadi Medium Pertukaran Gagasan

- Editor

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Adab Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar (UNM) tidak berhenti di atas kertas. Kolaborasi itu bergerak ke ruang akademik melalui webinar nasional diskusi buku Historia Magistra Vitae karya Abd. Rahman Hamid, Senin (16/3/2026).

Diskusi ini menjadi penanda bahwa kerja sama antar kampus mulai diarahkan pada produksi dan pertukaran pengetahuan, bukan sekadar seremoni kelembagaan.

Gagasan webinar diinisiasi Koordinator Program Studi Pendidikan Sejarah UNM, Bustan. Respons datang dari Ketua Program Studi Sejarah Peradaban Islam UIN RIL, Abd. Rahman Hamid—yang juga penulis buku—serta penerbit Pustaka Larasan Bali.

Dalam sambutannya, Bustan menilai buku tersebut memberi kontribusi penting bagi pengembangan kajian sejarah, terutama sebagai bahan rujukan yang lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan.

“Buku ini dapat menjadi referensi bagi pengajar sejarah, mahasiswa, maupun masyarakat yang memiliki minat terhadap studi sejarah,” ujarnya.

Webinar kemudian dibuka oleh Ketua Jurusan Pendidikan Sejarah dan Pendidikan IPS FISH UNM, Hasni. Ia mengapresiasi kehadiran buku tersebut sebagai bagian dari penguatan tradisi akademik, sekaligus bentuk berbagi pengetahuan lintas kampus.

Diskusi dipandu dosen muda UNM, Rifal, dengan menghadirkan dua narasumber: Patahuddin, dosen senior Pendidikan Sejarah UNM, dan Nafsar, guru sejarah di SMAN 9 Gowa.

Buku Historia Magistra Vitae sendiri memuat refleksi kritis atas perjalanan bangsa. Isinya merentang dari perjuangan kaum muda, dinamika Pancasila, makna kemerdekaan, hingga isu kebudayaan dan kemaritiman.

Dalam presentasinya, Hamid menegaskan bahwa sejarah tidak pernah berdiri sendiri, melainkan selalu terkait dengan sebab-akibat yang membentuk masa kini.

“Tidak ada kejadian tanpa sebab di masa lalu. Karena itu sejarah menjadi sumber inspirasi kehidupan kita ke depan,” kata dia.

Ia juga menyebut buku tersebut ditulis dengan gaya populer agar dapat menjangkau pembaca yang lebih luas, tanpa kehilangan kedalaman analisis.

Sebanyak 118 peserta mengikuti webinar ini, terdiri dari dosen, mahasiswa, guru, hingga pemerhati sejarah dari berbagai daerah.

Bagi kedua kampus, kegiatan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, kerja sama diawali dengan diskusi buku Makassar Mendunia karya Hamid yang digelar secara luring di Makassar pada 21 Agustus 2025.

Diskusi Historia Magistra Vitae juga telah lebih dulu dibahas dalam forum daring oleh Jurusan Ilmu Sejarah Universitas Sumatera Utara pada 11 Maret 2026.

Rangkaian kegiatan ini memperlihatkan satu arah: kerja sama kampus mulai bergerak ke substansi. Buku, dalam hal ini, menjadi jembatan untuk merawat diskusi—dan mungkin, menghidupkan kembali minat terhadap sejarah di ruang publik. (*)

 

Berita Terkait

Kopertais Buka Suara Soal Dugaan Pabrik Skripsi An-Nur, Usul Mustafida Dinonaktifkan
FORMMASI Apresiasi Langkah Kemenag, Ingatkan Jangan Ada ‘Main Mata’ dalam Kasus An-Nur
Kemenag Akui Penanganan Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Berproses
D-SMART Jadi Senjata Baru Disdik Lampung Tingkatkan Kesiapan Akademik Siswa
Cara PMII Lampung Menerjemahkan Relasi Manusia, Alam, dan Tuhan
Tempat Diskusi & Screening Film Pesta Babi Kembali Bergeser
Jaga Ruang Kritis, BEM Malahayati Tetap Gelar Diskusi Film ‘Pesta Babi’
Resmi Dilapor ke Kemenag, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Libatkan 2.327 Mahasiswa

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:09 WIB

Kopertais Buka Suara Soal Dugaan Pabrik Skripsi An-Nur, Usul Mustafida Dinonaktifkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:31 WIB

FORMMASI Apresiasi Langkah Kemenag, Ingatkan Jangan Ada ‘Main Mata’ dalam Kasus An-Nur

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:24 WIB

Kemenag Akui Penanganan Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Berproses

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:22 WIB

D-SMART Jadi Senjata Baru Disdik Lampung Tingkatkan Kesiapan Akademik Siswa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:38 WIB

Cara PMII Lampung Menerjemahkan Relasi Manusia, Alam, dan Tuhan

Berita Terbaru

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pringsewu, Rusdianto, ketika diwawancarai.

Pringsewu

Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai

Sabtu, 27 Jun 2026 - 15:17 WIB

Lampung

Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim

Kamis, 25 Jun 2026 - 17:07 WIB

Lampung

PCNU dan Pemuda Katolik Sepakat Lawan Kekerasan Seksual

Rabu, 24 Jun 2026 - 19:57 WIB