Lampung Luncurkan SMA Terbuka, Sekolah Gratis untuk Tekan Angka Putus Sekolah

- Editor

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Pemerintah Provinsi Lampung akan meluncurkan program SMA Terbuka pada tahun ajaran baru sebagai upaya menekan angka putus sekolah. Program tersebut akan dimulai di 15 lokasi yang diprioritaskan berada di wilayah dengan angka putus sekolah yang masih tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengatakan seluruh biaya pendidikan di SMA Terbuka akan ditanggung pemerintah sehingga peserta didik tidak dipungut biaya.
“Gratis,” kata Thomas, Rabu (1/7/2026).

Menurut Thomas, SMA Terbuka akan menginduk pada SMA negeri yang telah ada. Tenaga pendidik berasal dari sekolah induk, sementara proses pembelajaran disesuaikan dengan kondisi peserta didik melalui kombinasi pembelajaran daring, kunjungan guru, maupun tatap muka.

“Guru bisa berkunjung, bisa juga melalui pembelajaran daring. Sistemnya fleksibel menyesuaikan kondisi siswa,” ujarnya.

Ia menjelaskan kurikulum yang diterapkan pada SMA Terbuka pada dasarnya tidak berbeda dengan SMA reguler. Perbedaannya terletak pada metode pembelajaran yang lebih adaptif sehingga dapat menjangkau siswa yang terkendala mengikuti sekolah secara penuh.

Thomas mengatakan lokasi SMA Terbuka dipilih berdasarkan sebaran angka putus sekolah. Karena itu, tidak semua kabupaten dan kota akan memiliki jumlah SMA Terbuka yang sama.

Program tersebut, lanjutnya, ditujukan bagi lulusan SMP yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, termasuk mereka yang telah bekerja.

“Tujuan utamanya menurunkan angka putus sekolah. Banyak lulusan SMP yang langsung bekerja, kita dorong agar mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan,” katanya.

Thomas memastikan seluruh regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan program telah rampung. Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai payung hukum, kata dia, telah selesai disusun dan melalui proses harmonisasi di Kementerian Dalam Negeri.

“Regulasinya sudah selesai. Tinggal peluncuran, pembukaan pendaftaran, kemudian pelaksanaan pada tahun ajaran baru,” ujarnya.

Meski demikian, Pemprov Lampung belum menetapkan target jumlah peserta didik pada tahun pertama pelaksanaan karena program tersebut baru akan mulai berjalan. Thomas menambahkan konsep SMA Terbuka yang akan diterapkan di Lampung mengadopsi pola serupa yang telah dijalankan di Provinsi Jawa Barat dengan sistem pembelajaran kombinasi daring dan tatap muka.(*)

Berita Terkait

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK
Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID
Peringati HUT ke-81 PMI, Batin Wulan Dorong Penguatan Kolaborasi
Gubernur Lampung Pimpin Apel Pramuka ke-65, Dorong Ketahanan Pangan
Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi
Persiapan Porwanas 2027, Tim Minisoccer PWI Lampung Patok Target Lolos Final
Sentil Layanan RSUD Abdul Moeloek, Gubernur Lampung Minta Pasien Tak Lagi Diabaikan
Diduga Gelapkan Uang Investasi Rp4,6 Miliar, Anggota DPR Komisi III Fraksi PKB dilaporkan ke MKD

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:33 WIB

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 September 2026 - 18:26 WIB

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 September 2026 - 18:23 WIB

Peringati HUT ke-81 PMI, Batin Wulan Dorong Penguatan Kolaborasi

Selasa, 22 September 2026 - 16:54 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Apel Pramuka ke-65, Dorong Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB