Pramoedya.id: Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan komitmennya untuk mengangkat martabat komoditas lokal Lampung ke panggung nasional. Dalam pertemuan dengan para intelektual muda yang tergabung dalam Lampung Preneur Hub di Jakarta, Senin (27/4/2026), Zulhas menjanjikan akses pasar hingga pembagian bibit kopi gratis bagi petani.
Zulhas menyatakan siap menyinergikan produk kopi olahan binaan komunitas tersebut, seperti Kupi Candik dan Honey Coffee, untuk masuk ke jaringan ritel Kopdes Merah Putih (KDMP). Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi hilirisasi agar produk petani Lampung tidak lagi sekadar menjadi bahan mentah.
“Produk binaan teman-teman kita sinergikan untuk dipasarkan pada seluruh ritel KDMP. Kita juga sedang menjalankan program penciptaan bibit kopi berkualitas untuk dibagikan gratis kepada petani,” ujar Zulhas di tengah diskusi yang berlangsung akrab.
Sebagai tokoh asal Lampung yang mengawali karier dari bawah, Zulhas sempat berbagi kisah getir masa lalunya untuk memotivasi para aktivis perantau tersebut. Ia menekankan bahwa keteguhan mental adalah syarat mutlak bagi anak muda di tanah rantau untuk meraih posisi strategis dan memberikan kebermanfaatan.
Koordinator Nasional Lampung Preneur Hub, Sapriyansah, menyebut dukungan konkret dari Zulhas sebagai “pupuk perjuangan” bagi gerakan kemandirian ekonomi petani. Senada, Sekjen Lampung Preneur Hub, David, memastikan komitmen ini akan segera ditindaklanjuti dengan kerja nyata di lapangan.
Pertemuan strategis yang dihadiri jajaran pengurus inti ini menjadi babak baru bagi penguatan jembatan antara teknologi, petani, dan akses pasar. Zulhas menutup pertemuan dengan pernyataan tegas mengenai keberpihakan kebijakan pada tanah kelahiran.
“Kebijakan yang berpihak mulai saat ini akan hadir untuk rakyat. Sebagai orang Lampung, tentu tanah kelahiran menjadi prioritas,” pungkasnya. (*)







