UIN Raden Intan Lampung Serahkan Sertifikat Halal untuk UMKM

- Editor

Sabtu, 2 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Rektor UIN Raden Intan Lampung, Wan Jamaluddin, bersama Kepala dan Sekretaris Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, Gubernur Lampung, serta Wali Kota dan sejumlah Bupati di Provinsi Lampung, menyerahkan sertifikat halal kepada sejumlah pelaku usaha. Penyerahan ini berlangsung pada Rapat Koordinasi Fasilitasi Sertifikasi Halal Provinsi Lampung di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Jumat (1/8/2025).

Sertifikat halal yang diserahkan kepada pelaku usaha ini merupakan hasil proses dari Pusat Kajian dan Layanan Halal (PKLH) UIN Raden Intan Lampung. Pemeriksaan produk dilakukan oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN RIL, dengan pendampingan dari Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UIN RIL yang bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.

Sebanyak 10 pelaku usaha menerima sertifikat halal secara simbolis. Mereka adalah Gyusteak, Onago Kitchen, Nuju Cafe, Pindang Faws, RM Minang Indah, D’Rajash Resto, Kopi Sinar Baru Cap Bola Dunia, PT INDOES Kristal Lampung, CV Anugrah Putri, dan Bakeri Mochi Mymochii.

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Wan Jamaluddin, menegaskan bahwa UIN RIL siap berperan aktif dalam mendukung dan memfasilitasi program sertifikasi halal.

“Kami sangat mendukung percepatan sertifikasi halal, terutama bagi pelaku UMKM. Melalui PKLH, LPH, LP3H yang ada di UIN Raden Intan, kami berkomitmen memberikan layanan terbaik, mulai dari pendampingan, pemeriksaan, hingga edukasi kepada pelaku usaha,” kata dia melalui pernyataan persnya, SABTU (2/8/2025).

Wan Jamaluddin menambahkan, ini merupakan kontribusi nyata UIN Raden Intan untuk masyarakat.

“Sertifikasi halal bukan sekadar administrasi, tapi bentuk perlindungan dan peningkatan usaha, khususnya produk lokal kita,” tambahnya.

Kepala PKLH UIN RIL, Edi Susilo, menyampaikan bahwa 10 sertifikat yang diserahkan merupakan simbolis dari total sekitar 300 sertifikat yang telah diproses tahun ini. Ia juga menyebutkan bahwa sejak 2023 hingga 2025, total sertifikat halal yang diproses di pusat halal UIN RIL telah mencapai sekitar 8.000 sertifikat.

“Target kami untuk produk UMKM Lampung adalah 1.000 sertifikat halal,” ujarnya.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa sertifikasi halal bukan hanya kewajiban syariat, tetapi juga peluang ekonomi.

“Negara-negara seperti Korea Selatan, Sudan, dan Jepang bahkan sudah lebih dulu mengakui pentingnya sertifikasi halal,” ujar Gubernur.

Mirza mengajak semua pihak untuk tidak menunda proses sertifikasi halal. Sebab, semakin cepat bergerak, semakin besar peluang Lampung menjadi sentra produk halal nasional.

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menegaskan bahwa halal bukan hanya urusan umat Islam, tetapi untuk semua orang karena berkaitan dengan kesehatan, kebersihan, dan keamanan pangan. Ia mengapresiasi langkah cepat Lampung dalam merespons program sertifikasi halal gratis, serta menilai Lampung sebagai salah satu provinsi dengan progres terbaik.

“Berkat kolaborasi erat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan lembaga keagamaan,” tutupnya. (Rilis/*)

 

Berita Terkait

Kopertais Buka Suara Soal Dugaan Pabrik Skripsi An-Nur, Usul Mustafida Dinonaktifkan
FORMMASI Apresiasi Langkah Kemenag, Ingatkan Jangan Ada ‘Main Mata’ dalam Kasus An-Nur
Kemenag Akui Penanganan Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Berproses
D-SMART Jadi Senjata Baru Disdik Lampung Tingkatkan Kesiapan Akademik Siswa
Cara PMII Lampung Menerjemahkan Relasi Manusia, Alam, dan Tuhan
Tempat Diskusi & Screening Film Pesta Babi Kembali Bergeser
Jaga Ruang Kritis, BEM Malahayati Tetap Gelar Diskusi Film ‘Pesta Babi’
Resmi Dilapor ke Kemenag, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Libatkan 2.327 Mahasiswa

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:09 WIB

Kopertais Buka Suara Soal Dugaan Pabrik Skripsi An-Nur, Usul Mustafida Dinonaktifkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:31 WIB

FORMMASI Apresiasi Langkah Kemenag, Ingatkan Jangan Ada ‘Main Mata’ dalam Kasus An-Nur

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:24 WIB

Kemenag Akui Penanganan Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Berproses

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:22 WIB

D-SMART Jadi Senjata Baru Disdik Lampung Tingkatkan Kesiapan Akademik Siswa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:38 WIB

Cara PMII Lampung Menerjemahkan Relasi Manusia, Alam, dan Tuhan

Berita Terbaru

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pringsewu, Rusdianto, ketika diwawancarai.

Pringsewu

Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai

Sabtu, 27 Jun 2026 - 15:17 WIB

Lampung

Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim

Kamis, 25 Jun 2026 - 17:07 WIB

Lampung

PCNU dan Pemuda Katolik Sepakat Lawan Kekerasan Seksual

Rabu, 24 Jun 2026 - 19:57 WIB