Pramoedya.id: Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung resmi menegaskan arah baru institusi dengan mengusung visi “Ber-ISI Mendunia”. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung dalam Prosesi Sidang Senat Terbuka Program Sarjana dan Pascasarjana Periode I Tahun 2026 yang digelar di GSG KH Ahmad Hanafiah, Kamis, 30 April 2026.
Perubahan visi dari semula “Bertumbuh Mendunia” menjadi “Ber-ISI Mendunia” ini menandai pergeseran fokus strategis kampus. Rektor menjelaskan bahwa pada tahun 2026, UIN Raden Intan Lampung tidak hanya mengejar pertumbuhan kuantitas, melainkan memperkuat kualitas keilmuan, spiritualitas, serta integritas seluruh sivitas akademika.
“Kita kini hidup berdampingan dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang semakin canggih. Kampus kita harus melahirkan pembeda,” ujar Rektor di hadapan para wisudawan dan tamu undangan.
Sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang memegang predikat green campus terbaik di Indonesia, kampus ini berkomitmen mengintegrasikan ilmu keislaman dengan wawasan lingkungan dan kebangsaan. Kebijakan ini diterapkan dalam praktik keseharian untuk merespons tantangan global seperti krisis iklim dan pergeseran nilai sosial yang dinamis.
Prosesi wisuda periode ini dipimpin oleh Ketua Senat Idham Kholid dan dilaksanakan dalam dua sesi. Total lulusan yang dikukuhkan terdiri dari 36 lulusan Program Doktor, 130 lulusan Program Magister, dan sisanya merupakan Program Sarjana.
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) tercatat sebagai penyumbang lulusan terbanyak dengan 685 wisudawan. Diikuti oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sebanyak 430 wisudawan, Fakultas Syariah (FS) 213 wisudawan, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) 107 wisudawan, serta Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) 96 wisudawan. Sementara itu, Fakultas Psikologi Islam (FPI) meluluskan 73 orang, Fakultas Sains dan Teknologi 39 orang, dan Fakultas Adab 30 orang. (*)







