Maruarar Sirait Minta Pengembang Rumah Subsidi Siap Diaudit BPK

- Editor

Minggu, 23 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ist.

Ist.

Pramoedya.id: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan bahwa pengembang rumah subsidi yang memanfaatkan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) harus siap diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Maruarar mengingatkan bahwa penyaluran KPR FLPP menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang berasal dari pajak rakyat. Dengan demikian, ia meminta pengembang tidak merasa terpaksa untuk menjalani audit.

“Jangan terpaksa ya. Ini ada empat perumahan bagus yang siap diaudit. Berarti yang tidak siap diaudit, kalian pikirkan sendiri kenapa. Kenapa tidak siap diaudit? Tidak sesuai aturan,” kata Maruarar saat bertemu dengan para pengembang perumahan di Jakarta, Jumat, 21 Februari 2025. Pernyataannya dikutip dari sumber media Minggu, (23/2/2025).

Ia menilai saat ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan ‘bersih-bersih’ di sektor perumahan, guna meningkatkan kualitas rumah KPR FLPP bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Banyak rakyat yang sedih saat kita temui, menangis, ada yang marah-marah, ada yang kecewa karena rumahnya banjir, retak-retak, serta temboknya mau roboh. Tidak boleh ada lagi kejadian seperti itu. Sudah cukup lama ada pembiaran seperti ini. Harus ada perubahan ke depan,” ujar politikus Gerindra itu.

Maruarar juga meminta pengembang untuk lebih bertanggung jawab dalam membangun rumah yang layak huni. Menurutnya, banyak masyarakat yang membeli rumah pertama mereka melalui skema FLPP dengan harapan mendapatkan hunian yang aman dan nyaman.

Ia menegaskan bahwa Kementerian PKP siap menerima dan menindaklanjuti pengaduan dari berbagai pihak jika ditemukan adanya penyimpangan dalam program bantuan perumahan ini.

“Saya punya Presiden yang berani dan optimis untuk mensejahterakan rakyat. Saya doakan bapak-bapak pengembang perumahan di sini jadi pengusaha yang negarawan, pengusaha yang tanggung jawab, pengusaha yang bisa membangun rumah berkualitas,” tuturnya.

Sumber: Kumparan

 

 

Berita Terkait

Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK
FORMMASI Laporkan Dugaan KKN dan Penyalahgunaan Wewenang Anggota DPRD Bandar Lampung ke KPK
FORMMASI Resmi Laporkan Skandal Aset BUMD PT LJU Ke KPK
Soal Muktamar, Mukri Sebut Nama-nama yang Muncul Belum Meyakinkan
FORMMASI Apresiasi Langkah Kemenag, Ingatkan Jangan Ada ‘Main Mata’ dalam Kasus An-Nur
PS 98 Lampung All Out Dukung Ade Jona di Munas HIPMI
Kemenag Akui Penanganan Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Berproses
Dugaan Korupsi Proyek PU Balam Dilaporkan ke Kejagung

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:14 WIB

Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

FORMMASI Laporkan Dugaan KKN dan Penyalahgunaan Wewenang Anggota DPRD Bandar Lampung ke KPK

Senin, 27 Juli 2026 - 19:19 WIB

FORMMASI Resmi Laporkan Skandal Aset BUMD PT LJU Ke KPK

Senin, 20 Juli 2026 - 19:57 WIB

Soal Muktamar, Mukri Sebut Nama-nama yang Muncul Belum Meyakinkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:31 WIB

FORMMASI Apresiasi Langkah Kemenag, Ingatkan Jangan Ada ‘Main Mata’ dalam Kasus An-Nur

Berita Terbaru

Bandarlampung

Musim Kemarau, DPRD Sentil Pemkot Balam Soal Pasokan Air

Kamis, 13 Agu 2026 - 21:30 WIB

Lampung

Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:33 WIB

Lampung

Soal TBC, Pemprov Lampung Sentil Pemkab Tanggamus

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:27 WIB