Jalan Lampung dan Siklus Viral yang Ingin Diputus RMD

- Editor

Jumat, 14 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur RMD ketika menaiki alat berat. Foto:Luki.

Gubernur RMD ketika menaiki alat berat. Foto:Luki.

Pramoedya.id: “Kasih saya waktu, saya baru menjabat. Sebentar lagi jalan di Lampung bagus,” kata Gubernur Rahmat Mirzani Djausal (RMD), yang sedang ingin menenangkan rakyatnya.

Seakan ingin berkata, “Tenang, rakyatku! Tak ada lagi jalan yang bikin goyang-goyang kalau lagi dilewati.”

Sebagai seorang lulusan teknik, Mirza tentu paham bagaimana membangun jalan yang benar. Dan lebih dari itu, ia juga tahu bahwa di Lampung, jalan rusak bukan sekadar urusan infrastruktur, melainkan juga siklus tahunan yang nyaris bisa diprediksi.

Setiap menjelang Idulfitri, jalan-jalan rusak di Lampung selalu viral. Maka, jika ada hal yang harus segera diperbaiki, selain jalan itu sendiri, adalah kutukan siklus viralnya.

Mari kita kembali ke pertengahan April 2023. Kala itu, suasana Ramadan menjelang Idulfitri, dan TikToker Bima Yudha Saputro mendadak menggemparkan Indonesia dengan videonya. Jalanan Lampung yang berlubang, bergelombang, dan bikin kendaraan goyang-goyang menjadi pembicaraan nasional.

Semua orang tiba-tiba sadar jalan di Lampung bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga pengalaman spiritual, karena melewatinya butuh kesabaran tingkat nabi.

Setahun kemudian, pada April 2024, di momentum yang hampir sama, siklus itu kembali berulang. Kali ini, bukan TikToker yang mengangkatnya, melainkan media investigasi yang tergabung dalam Indonesia Leaks.

Mereka menyoroti bagaimana di balik proyek perbaikan jalan di Lampung, ada dugaan praktik monopoli, permainan politik, dan tender yang bermasalah.

Hasil liputan mereka memang tak seheboh video Bima Yudha, tetapi tetap berhasil menampar realitas bahwa masalah jalan rusak di Lampung bukan sekadar soal aspal, melainkan juga soal politik dan ekonomi di baliknya.

Warga yang sudah jengah dengan semua ini hanya bisa menghela napas panjang.

“jalan Lampung lagi,” pikir mereka.

Sebagai gubernur baru, RMD tampaknya tak ingin bernasib sama seperti pendahulunya. Ia ingin menjadikan dirinya sebagai pemutus kutukan jalan viral. Maka, ia memilih jalan tercepat: kejar target perbaikan jalan sebelum Lebaran tiba. Setidaknya jalan di Lampung harus mulus secepat-cepatnya.

Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung pun menjadi instrumen gacoan untuk menyelesaikan misi RMD.

Mereka harus mengeksekusi proyek perbaikan jalan dengan cepat, tepat, dan tentu saja tanpa banyak drama, tapi tetap mengikuti arahan RMD.

Ini langkah yang cukup masuk akal. Jika semua jalan diperbaiki sebelum Idulfitri, maka tidak akan ada video viral lagi tentang jalan berlubang di Lampung.

Tidak akan ada TikToker yang naik pangkat menjadi kritikus infrastruktur, tidak akan ada lagi headline media nasional tentang proyek jalan yang penuh intrik.

Satu hal yang pasti, jika benar tahun ini jalan di Lampung mulus saat Lebaran, maka RMD sudah memenangkan babak pertama pertarungan ini. Ia berhasil menghindari kutukan viral yang menimpa gubernur sebelumnya.

Selebihnya seperti kata RMD, “Saya baru menjabat.” Mari kita nantikan “teknik” yang lain yang bakal ia keluarkan. (*) 

 

Berita Terkait

MBG, Posisi dan Persepsi: Ketika Pertanyaan Dibalas Tepuk Tangan
Di Balik Diabaikannya Kritik Kelas Menengah
HIPMI dan Ilusi Pengusaha Mandiri
Prabowo dan Warisan yang Dibaca Terbalik
Ketika Ahli Serangga Jadi Hama MBG
Andi Warisno dan Semesta Multiverse Pendidikan Tinggi
Prabowo Memfitnah Ratusan Juta Rakyat Indonesia
Belum Lama ‘Tantrum’, Dinas PU Seret Nama Eva Dwiana ke Kejagung

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 16:34 WIB

MBG, Posisi dan Persepsi: Ketika Pertanyaan Dibalas Tepuk Tangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:07 WIB

Di Balik Diabaikannya Kritik Kelas Menengah

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:51 WIB

HIPMI dan Ilusi Pengusaha Mandiri

Senin, 8 Juni 2026 - 13:32 WIB

Prabowo dan Warisan yang Dibaca Terbalik

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:35 WIB

Ketika Ahli Serangga Jadi Hama MBG

Berita Terbaru

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pringsewu, Rusdianto, ketika diwawancarai.

Pringsewu

Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai

Sabtu, 27 Jun 2026 - 15:17 WIB

Lampung

Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim

Kamis, 25 Jun 2026 - 17:07 WIB

Lampung

PCNU dan Pemuda Katolik Sepakat Lawan Kekerasan Seksual

Rabu, 24 Jun 2026 - 19:57 WIB