Gerak Cepat Kecamatan Panjang, Rumah Siti Khodijah Diusulkan Dibedah

- Editor

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Pemerintah Kecamatan Panjang bergerak cepat merespons laporan warga dengan menyambangi kediaman Siti Khodijah di Kelurahan Pidada, Sabtu (4/4/2026). Kunjungan itu menjadi pintu masuk memastikan kehadiran negara di tengah keluarga rentan, sekaligus membuka rangkaian intervensi lanjutan dari jaminan pendidikan hingga usulan bedah rumah.

Rumah Siti Khodijah berdiri di lereng Bukit Sakal, RT 03 LK I, Kampung Margomulyo. Di sana, ibu tunggal itu bertahan menghidupi tiga anaknya setelah persoalan rumah tangga, dengan berjualan kerupuk dan kue brownies. Kondisi rumah semi permanen yang ditempatinya pun dinilai belum layak.

Camat Panjang, Hendry Satria Jaya, mengatakan laporan masyarakat menjadi pemicu awal langkah cepat tersebut. Pemerintah, kata dia, tak ingin ada warga yang luput dari perhatian.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat, yang turut menginformasikan hal ini. Alhamdulillah, kami sudah bertemu langsung dengan Ibu Siti dan memastikan kehadiran pemerintah di tengah keluarga ini,” ujar Hendry.

Verifikasi lapangan yang dilakukan bersama pendamping Program Keluarga Harapan menunjukkan bahwa Siti Khodijah selama ini telah tercatat sebagai penerima aktif bantuan sosial. Bantuan itu mencakup PKH, Bantuan Pangan Non Tunai, hingga bantuan beras dan minyak.

Tak hanya itu, aspek pendidikan anak-anaknya juga masuk dalam skema bantuan. Program Indonesia Pintar disebut tetap berjalan meski sempat terkendala administrasi akibat perpindahan sekolah.

“Terkait pendidikan, Program Indonesia Pintar untuk anak-anak beliau juga aktif. Memang sempat ada perpindahan sekolah, namun sudah diurus oleh pendamping PKH agar dana BOS dan PIP kembali aktif di semester depan,” kata Hendry.

Pendamping Sosial PKH Kelurahan Pidada, Isnan Subegi, menguatkan pernyataan tersebut. Ia menilai intervensi pemerintah pusat sejatinya sudah berjalan, termasuk perlindungan kesehatan keluarga melalui BPJS segmen PBI.

“Sampai saat ini Ibu Siti Khodijah adalah penerima aktif bantuan sosial PKH dan BPNT atau sembako. Selain itu, hampir seluruh anggota keluarganya juga sudah ter-cover sebagai peserta BPJS Kesehatan segmen PBI atau KIS. Jadi dari pemerintah pusat sudah berupaya maksimal,” ujar Isnan.

Namun bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung, data administratif saja belum cukup. Arahan Wali Kota Eva Dwiana mendorong intervensi yang lebih konkret dan menyentuh langsung kebutuhan dasar keluarga.

Empat langkah langsung disiapkan. Pertama, rumah Siti Khodijah akan diusulkan masuk program bedah rumah milik Pemkot. Kedua, pemerintah akan menyelesaikan persoalan administrasi kependudukan, termasuk pembuatan akta kelahiran bagi anak bungsunya yang berusia empat tahun dan belum tercatat dalam Kartu Keluarga.

Ketiga, intervensi kesehatan akan diberikan melalui Puskesmas Panjang melalui program pemberian makanan tambahan guna memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Keempat, jaminan pendidikan berkelanjutan akan diperkuat melalui beasiswa Pemkot dan program Sekolah Rakyat.

Kunjungan itu juga melibatkan jajaran Kelurahan Pidada, Kepala Puskesmas Panjang, relawan, serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan. Di akhir kegiatan, bantuan sembako dan santunan materiil diserahkan langsung kepada keluarga.

“Kami akan terus memantau dan mendampingi keluarga Ibu Siti. Ini adalah komitmen nyata pelayanan kami kepada masyarakat,” kata Hendry. (*)

 

 

Berita Terkait

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK
Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi
Diverifikasi KPK, Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Kian Disorot
Formmasi Bawa Dugaan Korupsi Dinas PU dan Kesra ke Kejagung, Aksi 15 September
PDIP Balam Bagikan Ribuan Masker dan Siram Jalan
Formmasi Laporkan Trotoar Ambruk Ke Kejagung, Tantang Eva Copot Kadis PU
FORMMASI Resmi Laporkan Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung
Pemkot Balam Maksimalkan Peran Satlinmas

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:33 WIB

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Sabtu, 12 September 2026 - 12:10 WIB

Diverifikasi KPK, Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Kian Disorot

Rabu, 9 September 2026 - 19:18 WIB

Formmasi Bawa Dugaan Korupsi Dinas PU dan Kesra ke Kejagung, Aksi 15 September

Senin, 7 September 2026 - 18:37 WIB

PDIP Balam Bagikan Ribuan Masker dan Siram Jalan

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB