Harlah Pancasila 2026, UIN Lampung Gaungkan ‘Living Ideology’  

- Editor

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Rektorat Gedung Academic & Research Center, Senin, 1 Juni 2026. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Wan Jamaluddin.

Di hadapan ratusan jajaran dosen, tenaga kependidikan, hingga petugas keamanan kampus yang memadati lapangan upacara, Wan Jamaluddin membacakan amanat tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

“Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” kata Wan Jamaluddin saat membacakan amanat BPIP.

Mengusung tema Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia, peringatan tahun ini menekankan peran nilai luhur Pancasila yang tidak hanya menjaga keutuhan Indonesia, tetapi juga relevan dalam menciptakan perdamaian global.

Dalam pidato tersebut, BPIP menyebut Pancasila sebagai “bintang penuntun” dan “jangkar moral” bangsa di tengah disrupsi teknologi serta dinamika geopolitik dunia. Keberhasilan menyatukan lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnik dinilai menjadi bukti nyata ketangguhan Pancasila.

Amanat BPIP juga menyoroti tanggung jawab konstitusional Indonesia untuk ikut serta menjaga ketertiban dunia sesuai Pembukaan UUD 1945. Kemajuan ekonomi dan teknologi ditegaskan harus memiliki arah moral agar tidak menyesatkan. Oleh karena itu, generasi muda diajak menjadikan Pancasila sebagai living ideology—ideologi yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar teks sejarah atau hiasan dinding.

Pancasila turut diakui sebagai dasar bagi lahirnya kebijakan publik yang adil, melindungi hak kelompok rentan, serta membendung intoleransi dan radikalisme.

“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan,” ujar Wan Jamaluddin memungkasi amanat tersebut. (*)

 

Berita Terkait

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru
Audiensi Formmasi, Kemenag Janji Usut Ulang Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur
Bacalon Rektor Unila Budiyono Janji Tak Sembrono Naikkan UKT
27 Agustus, FORMMASI Kepung Kemenag: Desak Usut Kasus An-Nur dan Evaluasi Kepemimpinan Menteri Agama
Kanwil Kemenag se-Indonesia dan PTKIN Berkolaborasi Menuju PMB 2026
Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK
UIN RIL Resmi Buka Prodi Hukum Pidana Islam
Wali Kota Eva Dwiana Bersama Kajati Lampung Tinjau Program MBG di Dua Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:17 WIB

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru

Kamis, 3 September 2026 - 18:37 WIB

Audiensi Formmasi, Kemenag Janji Usut Ulang Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Bacalon Rektor Unila Budiyono Janji Tak Sembrono Naikkan UKT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:39 WIB

27 Agustus, FORMMASI Kepung Kemenag: Desak Usut Kasus An-Nur dan Evaluasi Kepemimpinan Menteri Agama

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Kanwil Kemenag se-Indonesia dan PTKIN Berkolaborasi Menuju PMB 2026

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB