Grandong Jadi ‘Korban’ Prabowo Subianto

- Editor

Jumat, 23 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Namanya Grandong tapi bukan pesuruh Mak Lampir dalam drama series “Misteri Gunung Merapi”. Yang ini tubuhnya kekar, bobotnya hampir satu ton, dan dia tak tahu-tahu jadi sapi pilihan Presiden.

Beberapa waktu lalu petugas Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung datang menyambangi kandangnya. Selain menengok, mereka memeriksa kandang, pakan, hingga surat-surat kesehatannya. Semua untuk memastikan Grandong tetap bugar hingga Idul Adha tiba.

“Ini Grandong, sapi bantuan Presiden Prabowo. Hari ini kami periksa kesehatannya, supaya aman sampai hari kurban,” kata Kepala Distan Bandarlampung, Erwin, Rabu (21/5/2025).

Grandong bukan sapi sembarangan. Ia jenis Angus, dan terpilih setelah melewati seleksi ketat dari pemerintah pusat. Kriterianya jelas: berat minimal 800 kilogram, sehat jasmani, dan lengkap dokumen kesehatannya. Grandong lulus semua.

“Setelah dicek, ternyata sapi ini memenuhi syarat. Berdasarkan informasi terakhir, Grandong akan dikurbankan di Way Dadi, Kecamatan Sukarame,” lanjut Erwin.

Di balik tubuh besarnya, ada tangan telaten yang merawatnya: Nopian Susanto, pemilik Jappin Farm. Ia tak menyangka, sapi tersebut menjadi hewan kurban pilihan orang nomor satu di negeri ini.

“Awalnya dinas nanya berat sapi saya, waktu itu masih 870 kilo. Dicek, diajukan, ternyata cocok. Sekarang beratnya sudah 900 kilogram, umurnya sekitar empat tahun,” kata Nopian bangga.

Diketahui Grandong dibeli dengan harga Rp80 juta. Selain Grandong, ada 15 sapi lain di Lampung yang jadi pilihan Presiden Prabowo yang nantinya akan dikurbankan pada Lebaran Haji. (*)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Konsumsi dan Perjadin DPRD Balam Dilaporkan ke KPK
Respon Sentilan Gubernur, Direktur RSUD Abdul Moeloek Janji Benahi Layanan dan Remunerasi
Investasi Lampung Tembus Rp7,3 Triliun, Serap Sembilan Ribu Tenaga Kerja
Pangkas Biaya Tanam, Pemprov Lampung Perluas Program Pupuk Hayati ke 2.000 Desa
Lampung Pangkas Tengkulak Gabah
Stop Kirim Komoditas Basah, Pemprov Lampung Bagikan Mesin Pengering ke 400 Desa
Lampung Kawal Percepatan PLTP Rajabasa
Bawa Dukungan Bank Dunia, PT Palma Pertiwi Makmur Jadi Motor Utama Kedaulatan Pangan Pesibar

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Dugaan Korupsi Konsumsi dan Perjadin DPRD Balam Dilaporkan ke KPK

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Respon Sentilan Gubernur, Direktur RSUD Abdul Moeloek Janji Benahi Layanan dan Remunerasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Investasi Lampung Tembus Rp7,3 Triliun, Serap Sembilan Ribu Tenaga Kerja

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Lampung Pangkas Tengkulak Gabah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Stop Kirim Komoditas Basah, Pemprov Lampung Bagikan Mesin Pengering ke 400 Desa

Berita Terbaru

Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan.

Perspektif

Dulu Tukang Nyontek, Marindo Kini Sabet Penghargaan Digital

Kamis, 15 Okt 2026 - 13:54 WIB

Bandarlampung

Dugaan Korupsi Konsumsi dan Perjadin DPRD Balam Dilaporkan ke KPK

Senin, 12 Okt 2026 - 16:56 WIB