Pramoedya.id: Keterbatasan APBD tak lagi menjadi penghalang bagi Kabupaten Pesisir Barat untuk melompat lebih jauh. Melalui terobosan skema prakarsa badan usaha (unsolicited), PT Palma Pertiwi Makmur (PPM) resmi menggandeng Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam kemitraan strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan roda ekonomi daerah.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Palma Pertiwi Makmur, Mardiyanto, bersama Bupati Pesisir Barat, Dedy Irawan, di Kantor Pemkab Pesisir Barat, Kamis (1/10/2026).
Mitra Strategis Bertaraf Internasional
Peran vital PT Palma dalam memperkuat benteng pangan daerah tidak main-main. Untuk memastikan program berjalan dalam skala besar dan berkelanjutan, PT Palma turut melibatkan lembaga keuangan internasional, Bank Dunia (World Bank).
Langkah ini membuktikan kapasitas PT Palma sebagai aktor utama yang mampu mengonsolidasikan sumber daya global demi kemakmuran lokal.
“Program kerja sama ini bersifat pengembangan ekonomi daerah untuk menunjang program nasional demi kemakmuran daerah,” ujar Direktur Utama PT Palma Pertiwi Makmur, Mardiyanto.
Sebagai kabupaten muda yang kaya akan potensi alam, Pesisir Barat membutuhkan akselerasi pembangunan yang tak cukup bila hanya mengandalkan anggaran daerah. Kehadiran PT Palma sebagai mitra mandiri menjadi modal vital untuk mengolah potensi pangan lokal secara modern, terukur, dan berlandaskan regulasi terbaru—termasuk acuan Permen PPN/Kepala Bappenas No. 9 Tahun 2025.
Bupati Pesisir Barat, Dedy Irawan, mengapresiasi tinggi inisiatif dan komitmen PT Palma yang bersedia pasang badan menjadi motor penggerak daerah.
“Pesisir Barat yang usianya masih sangat muda tentunya sangat membutuhkan mitra dalam membangun daerah. Tidak mungkin APBD Pesisir Barat mampu menjalankan semuanya tanpa kehadiran mitra mandiri untuk pembangunan kabupaten ini dan bangsa,” tegas Dedy.
Ketahanan Pangan Tangguh: Memaksimalkan potensi sektor pangan lokal agar mampu memenuhi kebutuhan daerah sekaligus menopang agenda kedaulatan pangan nasional.
Dukungan Finansial & Jaringan Global: Mengandalkan pendanaan mandiri serta keterlibatan Bank Dunia tanpa membebani kas daerah (APBD).
Akselerasi Ekonomi Lokal: Membuka kran investasi baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan petani, pelaku usaha, dan masyarakat Pesisir Barat.
Melalui kemitraan ini, PT Palma Pertiwi Makmur kembali mempertegas posisinya sebagai katalisator utama—bukan sekadar investor, melainkan pilar penting yang menjaga pasokan pangan, mendorong kemandirian daerah, dan memperkuat fondasi ekonomi nasional.(Rls)







