Pemkot Anggarkan Rp700 Juta untuk Bedah 35 Rumah Tak Layak Huni

- Editor

Selasa, 15 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HO

HO

Pramoedya.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menganggarkan Rp700 juta untuk program bedah rumah tidak layak huni di kota ini, yang akan dimulai pada Juni mendatang.

“Realisasi program bedah rumah untuk rumah tidak layak huni akan dimulai pada bulan Juni. Kami telah anggarkan sebesar Rp700 juta,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bandar Lampung Yusnadi Ferianto, Selasa (15/4/2025).

Ia menjelaskan, setiap rumah yang dibedah akan menerima bantuan senilai Rp20 juta, dengan rincian Rp2,5 juta untuk biaya tukang dan Rp17,5 juta untuk pembelian material bangunan.

“Bantuan ini tanpa potongan pajak dan murni untuk pembangunan rumah. Para penerima juga telah menandatangani surat pernyataan bersedia rumahnya dirobohkan dan dibangun kembali,” katanya.

Tahun ini, sekitar 35 rumah tidak layak huni yang tersebar di 20 kecamatan menjadi sasaran program bedah rumah.

“Rumah yang dibedah merupakan pengajuan dari pihak kecamatan dan kemudian dilakukan verifikasi oleh tim. Yang jelas rumah yang akan dibedah harus bersertifikat dan punya sendiri,” tambahnya.

Yusnadi Ferianto menambahkan, pelaksanaan fisik akan dilakukan pada pertengahan tahun sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di Bandar Lampung.

“Program ini murni dari pemkot, namun kami tetap membuka peluang koordinasi dengan pihak provinsi dan balai. Kalau memungkinkan, kami ingin dapat tambahan bantuan agar lebih banyak rumah yang bisa diperbaiki,” katanya.

Pemkot Bandar Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tempat tinggal bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Program bedah rumah menjadi salah satu wujud nyata dari misi peningkatan kesejahteraan warga melalui hunian yang layak dan sehat. Kami berharap masyarakat bisa merasakan langsung dampaknya, dan program ini bisa dilanjutkan dan diperluas pada tahun-tahun berikutnya,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Proyek PU Balam Dilaporkan ke Kejagung
Warga Rajabasa Tanam Pohon di Tengah Ruas Jalan
Eva Dwiana Sentil Bangunan Penghambat Sungai
Buntut Banjir Berdarah, DEMA FDIK Ancam Gerakan Pemakzulan Eva
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkot Balam Gelar Jumat Bersih Massal
Proyek Gerobak Jilid Dua Dinas Koperasi Balam: Anggaran Naik, Keterbukaan Turun
Anggota DPRD Lampung Terseret Kasus Tambang Emas Ilegal, Bungkam Saat Dikonfirmasi
Jalankan Arahan Wali Kota, Camat dan Lurah Balam Aktifkan Gerakan Bersih Selokan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:47 WIB

Dugaan Korupsi Proyek PU Balam Dilaporkan ke Kejagung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:44 WIB

Warga Rajabasa Tanam Pohon di Tengah Ruas Jalan

Selasa, 28 April 2026 - 19:05 WIB

Eva Dwiana Sentil Bangunan Penghambat Sungai

Jumat, 17 April 2026 - 22:54 WIB

Buntut Banjir Berdarah, DEMA FDIK Ancam Gerakan Pemakzulan Eva

Jumat, 17 April 2026 - 22:37 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkot Balam Gelar Jumat Bersih Massal

Berita Terbaru

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pringsewu, Rusdianto, ketika diwawancarai.

Pringsewu

Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai

Sabtu, 27 Jun 2026 - 15:17 WIB

Lampung

Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim

Kamis, 25 Jun 2026 - 17:07 WIB

Lampung

PCNU dan Pemuda Katolik Sepakat Lawan Kekerasan Seksual

Rabu, 24 Jun 2026 - 19:57 WIB