Pramoedya.id: Provinsi Lampung dipastikan bakal menjadi titik kumpul para alumni Jambore Nasional (Jamnas) V tahun 1991 dari seluruh penjuru Indonesia. Awal 2026, Bumi Ruwa Jurai resmi didapuk sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Purna Jamnas ’91 (PJ91), sebuah organisasi yang menghimpun eks Pramuka Penggalang yang kini telah tersebar di berbagai lini profesi.
Guna memastikan kesiapan infrastruktur dan koordinasi di lapangan, jajaran Pengurus Pusat PJ91 melakukan supervisi langsung ke Bandar Lampung, baru-baru ini. Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Umum PJ91, Teguh Santosa, datang untuk mematangkan konsep acara sekaligus melakukan kurasi lokasi.
“Lampung sangat representatif. Saat ini sudah ada 11 provinsi yang kepengurusannya terbentuk, dan Lampung menunjukkan kesiapan yang paling matang untuk menjadi episentrum kegiatan nasional kami,” ujar Teguh Santosa dalam rapat internal bersama jajaran pengurus daerah.
Langkah PJ91 ini pun bukan tanpa restu pimpinan daerah. Jauh-jauh hari, tepatnya pada Desember 2025, rencana besar ini telah dikonsultasikan langsung dengan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Bertempat di kediaman dinas Mahan Agung, pria yang akrab disapa Mirza tersebut memberikan lampu hijau. Ia menilai forum ini strategis untuk memperkuat jejaring antara pemerintah daerah dengan organisasi alumni yang memiliki basis massa luas di tingkat nasional.
“Kami mendukung penuh. Penyelenggaraan Rakernas ini penting untuk memperkuat hubungan kolaboratif antara pemerintah dan elemen alumni Pramuka,” kata Mirza.
Setelah melakukan supervisi, tim pusat bersama Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung mulai menyisir beberapa lokasi potensial untuk pelaksanaan kegiatan. Teguh menjelaskan bahwa pasca Musyawarah Nasional (Munas) III di Surabaya, organisasi saat ini tengah fokus pada pembenahan administrasi internal yang ditargetkan rampung pada Januari 2026.
“Setelah urusan administratif beres, kami langsung tancap gas untuk Rakernas di Lampung,” tegasnya.
PJ91 sendiri merupakan organisasi unik yang menjadi wadah nostalgia sekaligus jejaring bagi mereka yang pernah berkumpul di Bumi Perkemahan Cibubur pada 1991 silam. Di bawah nakhoda Teguh Santosa periode 2025–2028, organisasi ini mengusung semboyan “Bersatu Bersaudara Mandiri”.
Ketua Pengda PJ91 Lampung, Dedi Miryanto, berharap ajang ini tak sekadar menjadi ruang temu kangen, melainkan mampu melahirkan program kerja yang konkret dan berdampak sosial. Baginya, Rakernas 2026 harus menjadi model kerja sama efektif antara kekuatan alumni dan kebijakan pemerintah daerah dalam memajukan Lampung di mata nasional. (Rilis)







