Strategi Mandiri UIN Raden Intan: Rapat Kerja di Rumah Sendiri untuk Kejar Target Internasional

- Editor

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Ada yang berbeda pada perhelatan Rapat Kerja (Raker) UIN Raden Intan Lampung tahun 2026. Alih-alih menyewa aula hotel mewah, kampus hijau ini memilih menggelar agenda strategisnya di Auditorium dan Lamban Raden Intan, fasilitas milik sendiri, mulai Jumat, 17 April 2026. Langkah ini menjadi sinyal kuat ambisi kampus dalam mendorong kemandirian institusi.

Ketua pelaksana kegiatan, Safari, menegaskan bahwa penggunaan Lamban Raden Intan bukan sekadar soal efisiensi, melainkan bagian dari upaya optimalisasi aset. “Fasilitas ini adalah kebanggaan kita bersama. Ke depan, pemanfaatannya akan terus dioptimalkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian kampus,” ujar Wakil Rektor II tersebut di hadapan 125 peserta yang terdiri dari jajaran pimpinan rektorat hingga tenaga kependidikan.

Selama tiga hari hingga 19 April mendatang, para peserta dijadwalkan menginap di 92 kamar yang tersedia di Lamban Raden Intan. Agenda padat telah menanti, mulai dari sinkronisasi program kerja hingga kegiatan kebersamaan seperti salat subuh berjamaah dan olahraga bersama untuk memperkuat soliditas internal.

Raker kali ini terasa lebih berbobot dengan hadirnya sejumlah narasumber kunci dari Kementerian Agama RI. Mulai dari Sekretaris Jenderal yang membedah arah kebijakan makro, Inspektur Jenderal yang menekankan akuntabilitas tata kelola, hingga Kepala Biro SDM yang menyoroti kapasitas personalia. Fokusnya jelas: penajaman kebijakan tahun 2026 yang berpijak pada tiga pilar utama, yakni internasionalisasi, digitalisasi, dan kemandirian.

Safari mengingatkan bahwa raker ini adalah pertaruhan untuk menjaga marwah institusi.

“Kita memiliki komitmen bersama untuk mempertahankan akreditasi unggul serta mencapai milestone ketiga dalam roadmap pengembangan institusi menuju rekognisi internasional periode 2025–2030,” tambahnya.

Di balik meja rapat, isu strategis mengenai diversifikasi pendapatan juga menjadi sorotan. UIN Raden Intan mulai serius menggarap sumber pembiayaan non-akademik guna memperkuat otot finansial kampus. Penajaman program kini tak lagi hanya soal menghabiskan anggaran, melainkan memastikan setiap rupiah yang keluar memiliki dampak nyata (output) terhadap daya saing global institusi. (*)

Berita Terkait

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK
Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID
Peringati HUT ke-81 PMI, Batin Wulan Dorong Penguatan Kolaborasi
Gubernur Lampung Pimpin Apel Pramuka ke-65, Dorong Ketahanan Pangan
Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi
Persiapan Porwanas 2027, Tim Minisoccer PWI Lampung Patok Target Lolos Final
Sentil Layanan RSUD Abdul Moeloek, Gubernur Lampung Minta Pasien Tak Lagi Diabaikan
Diduga Gelapkan Uang Investasi Rp4,6 Miliar, Anggota DPR Komisi III Fraksi PKB dilaporkan ke MKD

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:33 WIB

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 September 2026 - 18:26 WIB

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 September 2026 - 18:23 WIB

Peringati HUT ke-81 PMI, Batin Wulan Dorong Penguatan Kolaborasi

Selasa, 22 September 2026 - 16:54 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Apel Pramuka ke-65, Dorong Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB