Formmasi Bawa Dugaan Korupsi Dinas PU dan Kesra ke Kejagung, Aksi 15 September

- Editor

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Front Rakyat dan Mahasiswa Madani Seluruh Indonesia (Formmasi) kembali menyoroti sejumlah persoalan yang diduga berkaitan dengan tata kelola anggaran Pemerintah Kota Bandar Lampung. Sebelumnya, pada 3 September 2026, FORMMASI telah menyampaikan laporan pengaduan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan penyimpangan dalam program umrah Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Dalam laporan tersebut, Formmasi meminta KPK menelaah dugaan ketidakwajaran anggaran dan pelaksanaan program, termasuk dugaan perbedaan nilai paket dengan harga pasar serta kemungkinan adanya intervensi dalam proses pengadaan. Formmasi menyerahkan sepenuhnya proses verifikasi dan pendalaman kepada aparat penegak hukum.

Selain persoalan program umrah, Formmasi juga menyoroti pelaksanaan sejumlah proyek infrastruktur Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung yang dibiayai melalui skema pembiayaan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Dua proyek yang menjadi perhatian di antaranya peningkatan Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa dengan nilai sekitar Rp35,5 miliar serta revitalisasi trotoar Jalan Sultan Agung, Way Halim, Kota Bandar Lampung, dengan nilai sekitar Rp21,77 miliar. Sejumlah pemberitaan dan sorotan masyarakat sebelumnya juga mempertanyakan aspek teknis dan kualitas pekerjaan pada proyek tersebut.

Sekretaris Jenderal Formmasi, Dapid Novian Mastur, mengatakan pihaknya telah menyampaikan pemberitahuan aksi demonstrasi kepada Polda Metro Jaya pada 9 September 2026. Pemberitahuan tersebut berkaitan dengan rencana aksi yang akan digelar di depan Kejaksaan Agung RI pada Selasa, 15 September 2026.

Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi sekaligus desakan kepada aparat penegak hukum agar melakukan pemeriksaan terhadap dugaan persoalan dalam sejumlah proyek infrastruktur di lingkungan Dinas PU Kota Bandar Lampung.

“Kami meminta Kejaksaan Agung tidak hanya menerima informasi secara administratif, tetapi melakukan telaah dan pemeriksaan secara serius. Dokumen kontrak, RAB, spesifikasi teknis, volume pekerjaan, penggunaan material, hingga proses pembayaran perlu diperiksa secara menyeluruh,” ujar Dapid.

Iya juga mendesak agar apabila dari pemeriksaan ditemukan indikasi pelanggaran hukum atau kerugian keuangan negara, aparat penegak hukum melakukan proses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain persoalan di Dinas PU dan Dugaan KKN Umroh, pada aksi 15 September 2026 Formmasi juga akan membawa sejumlah persoalan yang diduga berkaitan dengan Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, BPKAD Kota Bandar Lampung, RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo, serta Sekretariat DPRD (Sekwan) Kota Bandar Lampung.

Dapid menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut masih memerlukan proses verifikasi dan pembuktian oleh lembaga yang berwenang. Pihak-pihak yang disebut maupun terkait dengan persoalan tersebut tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan menggunakan hak jawab sesuai prinsip praduga tak bersalah.

“Kami berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti setiap informasi secara profesional, transparan, dan berdasarkan bukti,” tegasnya.(*)

Berita Terkait

PDIP Balam Bagikan Ribuan Masker dan Siram Jalan
Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru
Skandal Tambang Emas Way Kanan Diseret ke Kejagung: Formmasi Bongkar Kejanggalan ‘Penguapan’ Barbuk hingga Penadah Besar
Formmasi Laporkan Trotoar Ambruk Ke Kejagung, Tantang Eva Copot Kadis PU
FORMMASI Resmi Laporkan Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung
Audiensi Formmasi, Kemenag Janji Usut Ulang Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur
Pemkot Balam Maksimalkan Peran Satlinmas
27 Agustus, FORMMASI Kepung Kemenag: Desak Usut Kasus An-Nur dan Evaluasi Kepemimpinan Menteri Agama

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 19:18 WIB

Formmasi Bawa Dugaan Korupsi Dinas PU dan Kesra ke Kejagung, Aksi 15 September

Senin, 7 September 2026 - 18:37 WIB

PDIP Balam Bagikan Ribuan Masker dan Siram Jalan

Minggu, 6 September 2026 - 14:17 WIB

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru

Jumat, 4 September 2026 - 19:51 WIB

Skandal Tambang Emas Way Kanan Diseret ke Kejagung: Formmasi Bongkar Kejanggalan ‘Penguapan’ Barbuk hingga Penadah Besar

Jumat, 4 September 2026 - 16:56 WIB

Formmasi Laporkan Trotoar Ambruk Ke Kejagung, Tantang Eva Copot Kadis PU

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Utara Siap Sokong HPN dan Porwanas  

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:45 WIB

Lampung

IJP Lampung Bagikan 3.000 Masker

Senin, 7 Sep 2026 - 19:23 WIB

Bandarlampung

PDIP Balam Bagikan Ribuan Masker dan Siram Jalan

Senin, 7 Sep 2026 - 18:37 WIB

Foto: Ilustrasi

Hukum dan Kriminal

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:17 WIB