Rycko Semprot Pemkot Soal APBD untuk SMA Siger

- Editor

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Pramoedya.id: Tata kelola APBD Kota Bandar Lampung kini menjadi sorotan nasional. Anggota DPR RI, Rycko Menoza SZP, melontarkan kritik pedas terkait dugaan pembangkangan anggaran yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dalam proyek SMA Siger.

Polemik ini memanas setelah muncul fakta bahwa DPRD Kota Bandar Lampung sebenarnya telah mencoret anggaran untuk SMA Siger, sekolah yang digagas Wali Kota Eva Dwiana melalui Yayasan Siger Prakarsa Bunda. Namun, meski tanpa restu legislatif, Pemkot tetap nekat menyalurkan dana hibah ke sekolah yang statusnya belum diakui negara tersebut.

Kabar mengenai rencana Pemkot yang justru ingin memperbesar nilai hibah hingga Rp5 miliar pun makin membuat Rycko Menoza SZP geram.

“Bukan semau dia bangun seleranya yang tidak prioritas kebutuhan Bandar Lampung. Wakil rakyat wajib mengawasi dan mempertanyakan hal tersebut, dan Pemkot harus mendengarkannya!” tegas putra mantan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP tersebut kepada Pramoedya.id, Selasa sore (27/1/2026) kemarin.

Sebagai legislator di tingkat pusat, Rycko Menoza SZP mengingatkan bahwa APBD bukanlah uang saku pemimpin daerah. Ia menekankan bahwa setiap rupiah berasal dari pajak yang dibayarkan rakyat, mulai dari PBB hingga pajak kendaraan.

“APBD itu sebanyak-banyaknya dipertanggungjawabkan kepada Sang Pencipta, selain kepada masyarakat Bandar Lampung yang ikut andil melalui PBB dan pajak kendaraan,” tambahnya.

Keputusan Pemkot untuk tetap mengucurkan dana hibah meski sudah dicoret oleh DPRD dianggap sebagai preseden buruk dalam sistem demokrasi di tingkat daerah. Rycko Menoza SZP menilai langkah tersebut mencederai fungsi pengawasan yang dimiliki oleh anggota DPRD dari semua partai politik.

“APBD itu penggunaannya diawasi dan bertanggung jawab kepada masyarakat lewat wakilnya yang dipilih dari semua partai politik. Tidak bisa berjalan sendiri tanpa menghargai fungsi legislasi,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Musim Kemarau, DPRD Sentil Pemkot Balam Soal Pasokan Air
Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot
Setelah Warganet, Giliran Pengamat “Komen” Umroh Pemkot
Kata Warganet Soal Umroh Pemkot Bandar Lampung
Dibalik Program Umroh Bandar Lampung, Banyak Hal Dipertanyakan
Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK
FORMMASI Laporkan Dugaan KKN dan Penyalahgunaan Wewenang Anggota DPRD Bandar Lampung ke KPK
Diduga Tak Berizin, Belasan Warung Remang-remang di Jalur Soekarno-Hatta Resahkan Warga

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Musim Kemarau, DPRD Sentil Pemkot Balam Soal Pasokan Air

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Setelah Warganet, Giliran Pengamat “Komen” Umroh Pemkot

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Kata Warganet Soal Umroh Pemkot Bandar Lampung

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Dibalik Program Umroh Bandar Lampung, Banyak Hal Dipertanyakan

Berita Terbaru

Bandarlampung

Musim Kemarau, DPRD Sentil Pemkot Balam Soal Pasokan Air

Kamis, 13 Agu 2026 - 21:30 WIB

Lampung

Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:33 WIB

Lampung

Soal TBC, Pemprov Lampung Sentil Pemkab Tanggamus

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:27 WIB