Mengapa RS Hewan Provinsi Lampung Harus Segera Beroperasi?

- Editor

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Proyek Rumah Sakit Hewan (RSH) milik Pemerintah Provinsi Lampung di Labuhan Ratu bukanlah cerita baru. Pembangunannya dimulai sejak 2021, namun sempat tersendat dan mangkrak selama hampir dua tahun akibat kendala anggaran dan perubahan kebijakan. Baru pada 2025, proyek ini kembali digenjot. Kini, dengan progres yang sudah menyentuh 85 persen, muncul satu pertanyaan mendasar: kapan gedung ini benar-benar bisa berfungsi?

Bukan Sekadar Klinik Biasa

Lampung memang sudah memiliki RSH di Kota Metro yang diresmikan pada 2024. Namun, secara hierarki dan kelengkapan, fasilitas di Metro merupakan rumah sakit kelas B yang fokus pada pelayanan lokal.
Sebaliknya, gedung di Labuhan Ratu ini dirancang sebagai “Benteng Utama” atau rumah sakit rujukan kelas A bagi seluruh kabupaten/kota di Lampung.

Dengan integrasi laboratorium veteriner berstandar nasional, RSH ini mengemban tanggung jawab besar, mulai dari penanganan penyakit hewan menular hingga jaminan keamanan pangan asal hewan bagi seluruh masyarakat Lampung.

Manfaatkan yang Ada Dulu Mestinya

Menunggu progres 100 persen untuk peresmian sering kali hanya menjadi hambatan birokrasi. Dengan capaian 85 persen, gedung ini secara fungsional sebenarnya sudah bisa digunakan. Pemprov tidak perlu menunggu pengadaan alat baru bernilai miliaran rupiah untuk mulai mengoperasikannya. Peralatan medis dari laboratorium veteriner lama dan tenaga medik yang tersedia bisa langsung dipindahkan ke gedung baru.

Memulai operasional lebih awal jauh lebih produktif daripada membiarkan gedung megah tersebut kosong dan berdebu. Pengerjaan finishing sisa 15 persen seharusnya bisa dilakukan secara paralel tanpa mengganggu pelayanan.

Urgensi Porprov X dan Olahraga Berkuda

Urgensi pengoperasian RSH ini semakin mendesak mengingat agenda besar olahraga di depan mata. Pada Oktober 2026, Bandar Lampung akan menjadi tuan rumah tunggal Porprov X. Salah satu fokus utamanya adalah cabang olahraga berkuda, yang pusat latihannya diproyeksikan berada di Kota Baru.

Kuda-kuda dengan spesifikasi atlet membutuhkan jaminan medis yang serius dan tidak bisa ditangani di klinik sembarangan. Mereka membutuhkan fasilitas rujukan dengan ruang dan peralatan yang memadai. Mengoperasikan RSH Labuhan Ratu saat ini adalah langkah strategis untuk memastikan ekosistem olahraga berkuda kita memiliki sandaran medis yang kuat sebelum kompetisi dimulai.

Mendongkrak PAD dari Pecinta Hewan

Selain aspek kesehatan dan olahraga, kehadiran RSH ini merupakan peluang besar untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Masyarakat Sai Bumi Ruwa Jurai dikenal sebagai pecinta hewan yang luar biasa. Hal ini terbukti dari tercapainya target PAD pada sektor layanan kesehatan hewan sebelumnya.

Sudah saatnya Pemprov Lampung melihat RSH Labuhan Ratu bukan sekadar proyek fisik, melainkan mesin baru bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Antusiasme tinggi masyarakat Sai Bumi Ruwa Jurai terhadap kesehatan hewan adalah pasar yang nyata.

Dengan fasilitas yang lebih modern dan nyaman, warga tidak akan ragu lagi untuk datang. Jangan biarkan potensi ekonomi ini menguap begitu saja hanya karena kita terlalu lama menunggu seremoni gunting pita di atas gedung yang sebenarnya sudah siap sedia. (*)

Berita Terkait

Semangkuk Ketenangan untuk Jiwa Raga yang Kebingungan
Lampung Digerakkan dengan Logika Insinyur
Sunyi Kopertais di Tengah Riuh An-Nur
APBD Survival dan Hibah Rp35 Miliar: Menguji Arah Fiskal Lampung
UIN Raden Intan Lampung Resmi Buka Program Doktor Pendidikan Agama Islam
MBG, Posisi dan Persepsi: Ketika Pertanyaan Dibalas Tepuk Tangan
Di Balik Diabaikannya Kritik Kelas Menengah
HIPMI dan Ilusi Pengusaha Mandiri

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Semangkuk Ketenangan untuk Jiwa Raga yang Kebingungan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Lampung Digerakkan dengan Logika Insinyur

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Sunyi Kopertais di Tengah Riuh An-Nur

Senin, 13 Juli 2026 - 18:29 WIB

APBD Survival dan Hibah Rp35 Miliar: Menguji Arah Fiskal Lampung

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:58 WIB

UIN Raden Intan Lampung Resmi Buka Program Doktor Pendidikan Agama Islam

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB