‘Tsunami Waktu’ di TPA Bakung Jadi Prioritas Banggar, Anggaran RS UIN dan Pagar Makam Dialihkan

- Editor

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Selain perbaikan jalan lingkungan, Banggar DPRD Kota Bandar Lampung menetapkan penanganan serius terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung sebagai prioritas utama dalam penataan ulang Rancangan APBD 2026. Prioritas ini diambil setelah Banggar menilai kondisi di Bakung membutuhkan perhatian mendesak, terutama pasca bencana banjir.

Anggota Banggar DPRD, Rizaldi Adrian, mengungkapkan bahwa kondisi Bakung tidak boleh diabaikan, terutama terkait perbaikan infrastruktur pemboran dan pengelolaan air lindi.

“Masalah di Bakung tidak boleh dibiarkan. Ada persoalan pemboran dan air lindi yang bila tidak ditangani bisa menjadi ancaman di kemudian hari. Bahkan ada yang menyebut Bakung sebagai ‘tsunami waktu’. Jadi sebagian anggaran kita geser untuk penanganan di sana,” jelas Rizaldi, Selasa (2/12/2025).

Untuk memperkuat pendanaan perbaikan jalan lingkungan dan penanganan TPA Bakung, Banggar melakukan penataan ulang terhadap pos-pos anggaran lainnya. Rizaldi menegaskan bahwa total sekitar Rp18–19 miliar telah dialihkan ke sektor yang dinilai lebih urgent.

Salah satu pos yang ditata ulang adalah anggaran pembangunan pagar makam senilai Rp2 miliar. Anggaran ini tidak dihapus, namun sebagian dialihkan untuk memperkuat pendanaan jalan lingkungan dan penanganan TPA Bakung. Hal serupa juga diterapkan pada anggaran pembangunan Rumah Sakit UIN.

“Bukan penghapusan, tetapi penataan ulang. Untuk Rumah Sakit UIN tetap ada, namun tidak sebesar usulan awal. Total ada sekitar Rp18–19 miliar yang kami alihkan ke sektor yang lebih urgent,” tegas Rizaldi.

Dengan penyesuaian ini, DPRD berharap APBD 2026 dapat menyelesaikan persoalan-persoalan mendesak, termasuk ancaman lingkungan di TPA Bakung, yang selama ini tertunda. (*)

 

Berita Terkait

Musim Kemarau, DPRD Sentil Pemkot Balam Soal Pasokan Air
Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot
Setelah Warganet, Giliran Pengamat “Komen” Umroh Pemkot
Kata Warganet Soal Umroh Pemkot Bandar Lampung
Dibalik Program Umroh Bandar Lampung, Banyak Hal Dipertanyakan
Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK
FORMMASI Laporkan Dugaan KKN dan Penyalahgunaan Wewenang Anggota DPRD Bandar Lampung ke KPK
Diduga Tak Berizin, Belasan Warung Remang-remang di Jalur Soekarno-Hatta Resahkan Warga

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Musim Kemarau, DPRD Sentil Pemkot Balam Soal Pasokan Air

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Setelah Warganet, Giliran Pengamat “Komen” Umroh Pemkot

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Kata Warganet Soal Umroh Pemkot Bandar Lampung

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Dibalik Program Umroh Bandar Lampung, Banyak Hal Dipertanyakan

Berita Terbaru

Bandarlampung

Musim Kemarau, DPRD Sentil Pemkot Balam Soal Pasokan Air

Kamis, 13 Agu 2026 - 21:30 WIB

Lampung

Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:33 WIB

Lampung

Soal TBC, Pemprov Lampung Sentil Pemkab Tanggamus

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:27 WIB