Tempat Diskusi & Screening Film Pesta Babi Kembali Bergeser

- Editor

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya: Agenda diskusi publik dan screening film Pesta Babi kembali mengalami perpindahan lokasi. Setelah sebelumnya dipindahkan dari Kampus Universitas Malahayati ke Cafe Roemah Jus di Jalan Pramuka, panitia kembali memastikan adanya perubahan tempat kegiatan.

Ketua pelaksana, Muhammad Yasir Setiawan, menjelaskan bahwa awalnya panitia telah menerima informasi dari BEM Universitas Malahayati bahwa penggunaan lokasi di Cafe Kabara telah disetujui untuk kegiatan pada 16 Mei 2026. Namun, sehari kemudian panitia mendapat kabar dari pihak pengelola Gedung adanya miskomunikasi karena di waktu yang sama terdapat kegiatan sosial-keagamaan santunan anak yatim di area masjid yang berada satu lantai di bawah lokasi acara. Menghormati kegiatan tersebut, panitia memutuskan memindahkan agenda ke Roemah Jus.

Meski demikian, pihak Roemah Jus kemudian secara mendadak membatalkan penggunaan tempat. Berdasarkan informasi yang diterima panitia, pembatalan dilakukan setelah adanya pertimbangan dari pihak pemilik tempat yang berstatus ASN terkait kegiatan diskusi dan pemutaran film tersebut.

“Kami menghormati keputusan itu, meski sangat disayangkan. Namun Alhamdulillah kami sudah bergerak cepat dan mendapatkan tempat yang lebih proper dan lebih luas, yang akan segera kami sampaikan,” ujar Yasir.

Menurutnya, persoalan lingkungan hidup harus menjadi perhatian bersama, mengingat berbagai bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera, termasuk banjir di Bandar Lampung yang terus berulang setiap musim penghujan.

Panitia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kesadaran publik terhadap isu lingkungan, sosial, serta pentingnya budaya berpikir kritis di tengah masyarakat.

“Melihat dinamika yang ada, mulai dari pembubaran, penghalangan di wilayah lain, hingga perpindahan lokasi karena alasan takut terkait status ASN pemilik Cafe, saya menyampaikan bahwa takut dan apatis itu saling berhubungan,” tutup Muhammad Yasir.

Meski beberapa kali mengalami perpindahan lokasi, panitia memastikan kegiatan tetap berjalan sesuai rencana dan tetap berkomitmen menghadirkan ruang diskusi yang sehat, terbuka, dan edukatif bagi masyarakat. (Rilis)

Berita Terkait

Lampung Luncurkan SMA Terbuka, Sekolah Gratis untuk Tekan Angka Putus Sekolah
Kopertais Buka Suara Soal Dugaan Pabrik Skripsi An-Nur, Usul Mustafida Dinonaktifkan
FORMMASI Apresiasi Langkah Kemenag, Ingatkan Jangan Ada ‘Main Mata’ dalam Kasus An-Nur
Kemenag Akui Penanganan Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Berproses
D-SMART Jadi Senjata Baru Disdik Lampung Tingkatkan Kesiapan Akademik Siswa
Cara PMII Lampung Menerjemahkan Relasi Manusia, Alam, dan Tuhan
Jaga Ruang Kritis, BEM Malahayati Tetap Gelar Diskusi Film ‘Pesta Babi’
Resmi Dilapor ke Kemenag, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Libatkan 2.327 Mahasiswa

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:32 WIB

Lampung Luncurkan SMA Terbuka, Sekolah Gratis untuk Tekan Angka Putus Sekolah

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:09 WIB

Kopertais Buka Suara Soal Dugaan Pabrik Skripsi An-Nur, Usul Mustafida Dinonaktifkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:31 WIB

FORMMASI Apresiasi Langkah Kemenag, Ingatkan Jangan Ada ‘Main Mata’ dalam Kasus An-Nur

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:24 WIB

Kemenag Akui Penanganan Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Berproses

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:22 WIB

D-SMART Jadi Senjata Baru Disdik Lampung Tingkatkan Kesiapan Akademik Siswa

Berita Terbaru

Lampung

PHC Buat Kopi di Lambar Lebih Subur

Rabu, 1 Jul 2026 - 15:56 WIB

Syahrul Ketika Memimpin DRL pasca terpilih. Foto: Pramoedya.id

Lampung

Resmi Terpilih, Ini yang Akan Dilakukan Syahrul di DRL

Selasa, 30 Jun 2026 - 19:46 WIB