Pramoedya.id: Kepengurusan Badan Pembina Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia (BAPOR KORPRI) Provinsi Lampung resmi dirombak. Melalui mekanisme Penggantian Antarwaktu (PAW) masa bakti 2023–2028, Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, M. Yuliardi, ditunjuk memimpin organisasi pembina olahraga para abdi negara tersebut.
Pengukuhan Yuliardi dipimpin langsung Ketua Umum Pengurus Pusat BAPOR KORPRI Asrorun Ni’am Sholeh di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (5/11/2026). Pembacaan ikrar kepengurusan baru ini digelar berbarengan dengan Rapat Paripurna Nasional (RAPARNAS) BAPOR KORPRI.
Perombakan di tubuh BAPOR KORPRI Lampung menguak evaluasi atas pola pembinaan atlet aparatur sipil negara (ASN) selama ini. Kerap kali, keterlibatan birokrat dalam ajang olahraga multi-event hanya berhenti sebagai agenda seremonial, penyegaran rutin, atau sekadar pemenuhan kuota kontingen tanpa kalkulasi target medali yang jelas.
Hadirnya kepengurusan baru ini menjadi ujian krusial menjelang bergulirnya Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) KORPRI XVIII 2026. Yuliardi dituntut membongkar tradisi pembinaan asal jalan dan meretas ketergantungan pada atlet kawakan yang itu-itu saja.
Usai dilantik, Yuliardi mengakui perlunya pergeseran paradigma dalam mengelola olahraga di lingkungan KORPRI.
“Pembinaan atlet ASN harus lebih terarah dan berkelanjutan. Kami tidak ingin sekadar berpartisipasi,” kata Yuliardi.
Ia menegaskan, BAPOR KORPRI Lampung bakal menyisir potensi atlet potensial dari jajaran dinas hingga pemerintah kabupaten dan kota. Fokus utamanya adalah mencetak prestasi konkret yang mampu membawa nama Lampung bersaing di panggung PORNAS KORPRI XVIII 2026.
Melalui konsolidasi RAPARNAS, kepengurusan baru ini dibebani misi menegakkan transparansi seleksi dan kedisiplinan pembinaan, agar wadah olahraga ASN tidak lagi sekadar menjadi panggung formalitas birokrasi. (*)







