Longsor Tutup Jalan Martadinata, Bandar Lampung–Pesawaran Lumpuh Sementara

- Editor

Sabtu, 30 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id:  Hujan deras yang mengguyur kawasan pesisir barat Bandar Lampung hingga Kabupaten Pesawaran pada Jumat, 29 Agustus 2025, memicu longsor di lereng Gunung Icha atau yang dikenal warga sebagai Muncak. Material lumpur dan batu menutup ruas Jalan Laksamana R.E. Martadinata, jalur utama penghubung Bandar Lampung–Pesawaran.

Camat Teluk Betung Timur, Zulkipli, mengatakan lokasi longsor masuk wilayah administrasi Kabupaten Pesawaran.

“Sebelah barat itu masuk Pesawaran. Air dan lumpur turun ke ruas jalan sehingga menyebabkan jalan tertutup,” kata Zulkipli, Jumat sore.

Akibat longsor, arus lalu lintas di jalan yang biasa dilalui wisatawan menuju kawasan pantai dan perbukitan itu sempat lumpuh. Alat berat dikerahkan untuk menyingkirkan material, sementara petugas dibantu warga membersihkan sisa lumpur.

Pemerintah Kota Bandar Lampung mengaku telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk penanganan jangka panjang. Kepala Dinas Perhubungan Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, menyebut salah satu opsi yang dibahas ialah pembangunan embung.

“Ibu Wali Kota Bunda Eva sudah berkoordinasi dengan Pemkab Pesawaran untuk membangun embung di wilayah ini. Pemkot sudah melakukan penjajakan dan menemukan beberapa titik,” ujar Socrat,” kata dia melalui pernyataan persnya, Sabtu (30/8?2025).

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menuturkan pemerintah kota bergerak cepat membantu warga terdampak. Selain mengirimkan tim pembersih lumpur, Pemkot menyalurkan makanan siap saji dan air mineral.

“Saat ini tim masih di lokasi membersihkan sisa lumpur dan menyalurkan makanan,” kata Eva.

Menurut dia, Pemkot tidak hanya berhenti pada bantuan logistik. Bantuan tunai disiapkan bagi keluarga yang rumahnya terdampak.

“Saat ini masih dilakukan pendataan. Nanti Pemkot bantu uang tunai setiap rumah yang terdampak,” kata Eva. (Rilis/*)

 

Berita Terkait

DEMA FDIK UIN Gugat Polemik SMA Siger di Tugu Adipura
Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak
Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit
Asroni Paslah: Verifikasi SMA Siger Jangan Sekadar Formalitas
BRI Dukung Program Pemerintah Melalui KUR
BRI BalamGandeng Agung Podomoro
Kisruh SMA Siger, JPSI Desak Walikota Selamatkan Siswa ke Sekolah Lain
Ironi Genset MPP Balam, Harga Pasar Rp400 Juta, APBD Jebol Hingga Rp1 M

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:05 WIB

DEMA FDIK UIN Gugat Polemik SMA Siger di Tugu Adipura

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:55 WIB

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:44 WIB

Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit

Senin, 2 Februari 2026 - 20:07 WIB

Asroni Paslah: Verifikasi SMA Siger Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:50 WIB

BRI Dukung Program Pemerintah Melalui KUR

Berita Terbaru

Bandarlampung

DEMA FDIK UIN Gugat Polemik SMA Siger di Tugu Adipura

Rabu, 11 Feb 2026 - 22:05 WIB

Foto: Ilustrasi

Perspektif

Almanak Pilrek UIN Lampung: Politik di Kampus Religi

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:25 WIB

Lampung

Dinas Sosial Lampung Pimpin Skor Pelayanan Publik Terbaik

Senin, 9 Feb 2026 - 21:32 WIB

Lampung

Gubernur Sambut Lampung Tuan Rumah HPN dan PORWANAS 2027

Senin, 9 Feb 2026 - 15:27 WIB