Pramoedya.id: Pencopotan aksara Mandarin di Gapura Jalan Ikan Hiu, Teluk Betung Selatan, ditegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung sebagai bentuk penghargaan terhadap identitas dan kebanggaan daerah.

Keputusan ini diambil untuk mengganti tulisan asing tersebut dengan aksara Lampung.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, mengatakan langkah ini bukan semata urusan teknis, tetapi merupakan komitmen Pemkot untuk meneguhkan karakter budaya Lampung di ruang publik.
“Atas perintah Wali Kota, kita tindak lanjuti aspirasi masyarakat terkait aksara Mandarin itu. Nantinya tulisan di gapura akan diganti dengan aksara Lampung,” ujar Dedi, Selasa (4/11/2025).
Ia menjelaskan, aksi pencopotan dilakukan setelah banyaknya warga yang menilai tulisan Mandarin tersebut tidak mencerminkan karakter budaya Lampung dan berpotensi menimbulkan salah tafsir.
“Aspirasi masyarakat kita hormati. Hari ini langsung kita ganti tulisan ‘Selamat Datang’ dengan aksara Lampung,” tegasnya.
Pergantian ini diharapkan dapat memastikan bahwa infrastruktur kota turut mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal, sejalan dengan citra Bandar Lampung sebagai Kota Tapis Berseri. (*)







