Pramoedya.id: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung menyebut meningkatnya temuan kasus HIV bukan menandakan lonjakan penularan baru, melainkan hasil dari strategi deteksi dini yang berjalan efektif, Rabu (25/2/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung, menegaskan capaian penapisan HIV bahkan telah melampaui target yang ditetapkan.
“Jika capaian sudah di atas 100 persen, artinya mitigasi risiko keberlanjutan penyebaran sudah kita tangani. Ini bukan darurat, melainkan bukti keseriusan kita memutus mata rantai penularan menuju target eliminasi HIV 2030,” kata Muhtadi.
Ia menjelaskan, strategi yang dilakukan saat ini tidak lagi menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan, melainkan dengan metode jemput bola ke kelompok berisiko.
Langkah tersebut menyasar berbagai kelompok prioritas, seperti ibu hamil, penderita TBC, hingga kelompok dengan risiko tinggi lainnya.
Dinas Kesehatan juga terus memperluas layanan pengobatan dan pendampingan guna memastikan pasien mendapatkan terapi secara berkelanjutan.
Upaya ini diharapkan mampu menekan angka penularan HIV secara signifikan di Kota Bandar Lampung.(*)







