Anggota DPRD Lampung Terseret Kasus Tambang Emas Ilegal, Bungkam Saat Dikonfirmasi

- Editor

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Pramoedya.id: Nama Taufik Rahman ikut terseret dalam pusaran kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari aktivitas tambang emas ilegal di Kabupaten Way Kanan.

Hal ini mencuat setelah penyidikan Polda Lampung mengarah pada keterlibatan jaringan penampung emas ilegal, termasuk Toko Emas JSR yang telah disegel aparat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemilik toko tersebut memiliki hubungan keluarga dengan Taufik Rahman, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung.

Saat dikonfirmasi pada Minggu (12/4/2026) atas keterkaitan tersebut, Taufik Rahman tidak memberikan respons. Upaya konfirmasi yang dilakukan hingga berita ini diterbitkan belum mendapat jawaban.

Sementara itu, penyidik terus mendalami aliran dana dan aset dalam kasus ini. Direktorat Reserse Kriminal Khusus menyatakan telah menemukan indikasi kuat berupa transaksi keuangan, pembukuan, serta aliran emas yang diduga berasal dari tambang ilegal di Way Kanan.

Kasus ini menjadi perhatian publik lantaran tidak hanya menyangkut praktik pertambangan tanpa izin, tetapi juga dugaan TPPU dengan nilai ekonomi besar dan potensi kerugian negara yang signifikan.

Di sisi lain, sejumlah pihak mendesak agar penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu, mengingat adanya keterkaitan dengan lingkar kekuasaan.

Hingga kini, proses penyidikan masih terus berjalan dan aparat membuka kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam jaringan tambang ilegal tersebut.(*)

Berita Terkait

15 Ketua DPC PKB se-Lampung Diperintahkan Tancap Gas Sikat Akar Rumput
Nilai Rapor Tinggi Tapi Gagal Masuk SMA Unggul Lampung? Ini Penjelasan Kadisdikbud
12 Kali Beruntun, Pemprov Lampung Raih Opini WTP  
Hamburkan Miliaran Rupiah, Proyek 7 Gudang Resi Terbengkalai di Lampung Layak Diaudit
FORMMASI Desak Kejagung Audit 1.200 Dapur MBG di Lampung
Kemenag Akui Penanganan Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Berproses
Harlah Pancasila, Pemprov Lampung Sampaikan Pesan Pembangunan Adil
PWNU Lampung Salurkan 1.328 Paket Daging Kurban

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:17 WIB

15 Ketua DPC PKB se-Lampung Diperintahkan Tancap Gas Sikat Akar Rumput

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:09 WIB

Nilai Rapor Tinggi Tapi Gagal Masuk SMA Unggul Lampung? Ini Penjelasan Kadisdikbud

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06 WIB

12 Kali Beruntun, Pemprov Lampung Raih Opini WTP  

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:40 WIB

Hamburkan Miliaran Rupiah, Proyek 7 Gudang Resi Terbengkalai di Lampung Layak Diaudit

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:36 WIB

FORMMASI Desak Kejagung Audit 1.200 Dapur MBG di Lampung

Berita Terbaru

Lampung

12 Kali Beruntun, Pemprov Lampung Raih Opini WTP  

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:06 WIB

Ilustrasi

Perspektif

HIPMI dan Ilusi Pengusaha Mandiri

Rabu, 10 Jun 2026 - 16:51 WIB