Cuaca Ekstrem Landa Bandar Lampung, 3 Pohon Tumbang Timpa Mobil, Ruko, hingga Tembok Sekolah Dalam Semalam

- Editor

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Bandar Lampung Minggu malam, 22 Februari 2026, memicu rentetan peristiwa pohon tumbang di tiga titik berbeda. 

Insiden ini mengakibatkan kerusakan pada unit kendaraan, bangunan ruko, hingga fasilitas pendidikan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Bandar Lampung Gustriansyah menyebut, personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) telah diterjunkan untuk mengevakuasi material pohon di lokasi kejadian.

Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah rincian tiga insiden pohon tumbang dalam satu malam.

Pertama, Jl. WR Supratman, Kelurahan Talang (Pukul 19.39 WIB) sebuah pohon kelapa berdiameter 50 cm tumbang dan menimpa satu unit mobil Toyota Rush milik warga bernama Dede Nugroho (No Polisi: BE 1695 AAH). Kerusakan cukup serius terjadi pada bagian atap mobil.

Kedua, Jalan Antara Pasar Tamin, Kelurahan Kelapa Tiga pada pukul 20.40 WIB.

Pohon Randu raksasa dengan diameter mencapai 200 cm tumbang akibat terpaan angin kencang.

Pohon tersebut menimpa tiga ruko milik Alex Suntoro, Muksin, dan Mirun, hingga menyebabkan atap ruko jebol.

 

Gustriansyah juga mengingatkan agar masyarakat hanya mempercayai informasi resmi dari BMKG, BPBD, atau TNI-Polri guna menghindari hoaks.

Bagi masyarakat yang menemukan atau mengalami keadaan darurat, silakan hubungi pusat bantuan, Call Center 117, WhatsApp (0821-8099-2105/0811-1160-9117).

“Personel BPBD dipastikan siaga 24 jam untuk melayani laporan warga terkait dampak cuaca ekstrem di wilayah Bandar Lampung,”pungkas Gustriansyah.

Sebelumya, selain menangani kejadian terbaru, BPBD Bandar Lampung juga merilis evaluasi tahunan. Gustriansyah memaparkan bahwa sepanjang tahun 2025, tercatat total 357 kasus pohon tumbang di Kota Tapis Berseri.

Memasuki Januari hingga Februari 2026, tren kenaikan mulai terlihat.

“Pada Januari 2025 lalu ada 42 kasus, sementara Januari 2026 ini meningkat menjadi 45 kasus. Total hingga awal tahun ini sudah ada 50 pohon yang dievakuasi,” beber Gustriansyah pada Jumat, 20 Februari 2026.

Beberapa titik rawan yang dipantau ketat adalah ruas jalan protokol, seperti kawasan Jalan Wolter Monginsidi dan depan kantor Dinas Pariwisata Lampung, di mana terdapat banyak pohon besar yang berisiko roboh. (*)

 

Berita Terkait

Musim Kemarau, DPRD Sentil Pemkot Balam Soal Pasokan Air
Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot
Setelah Warganet, Giliran Pengamat “Komen” Umroh Pemkot
Kata Warganet Soal Umroh Pemkot Bandar Lampung
Dibalik Program Umroh Bandar Lampung, Banyak Hal Dipertanyakan
Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK
FORMMASI Laporkan Dugaan KKN dan Penyalahgunaan Wewenang Anggota DPRD Bandar Lampung ke KPK
Diduga Tak Berizin, Belasan Warung Remang-remang di Jalur Soekarno-Hatta Resahkan Warga

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Musim Kemarau, DPRD Sentil Pemkot Balam Soal Pasokan Air

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Setelah Warganet, Giliran Pengamat “Komen” Umroh Pemkot

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Kata Warganet Soal Umroh Pemkot Bandar Lampung

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Dibalik Program Umroh Bandar Lampung, Banyak Hal Dipertanyakan

Berita Terbaru

Bandarlampung

Musim Kemarau, DPRD Sentil Pemkot Balam Soal Pasokan Air

Kamis, 13 Agu 2026 - 21:30 WIB

Lampung

Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:33 WIB

Lampung

Soal TBC, Pemprov Lampung Sentil Pemkab Tanggamus

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:27 WIB