Aktivis 98 Tuntut Prabowo Rombak Birokrasi dan Reformasi Politik

- Editor

Minggu, 10 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Kelompok Aktivis 98 Indonesia menyerukan serangkaian tuntutan strategis kepada Presiden Prabowo Subianto agar visi Indonesia Emas berjalan tanpa dominasi oligarki.

Seruan ini disampaikan usai pertemuan konsolidasi nasional di Kaliurang, Yogyakarta, pada 9–10 Agustus 2025.

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan aktivis 98 dari berbagai daerah. Mereka menyoroti sejumlah persoalan mendesak, dari lemahnya kinerja pembantu presiden hingga potensi oligarki dalam pembentukan super holding BUMN Danantara.

Aktivis 98 juga mengkritik kebijakan perpajakan yang dinilai membebani rakyat.

Perwakilan Presidium dari Bandung, M. Surya, menegaskan bahwa reshuffle kabinet bukan sekadar rotasi jabatan.

“Ini langkah strategis untuk memastikan hanya pejabat berintegritas dan berpihak pada rakyat yang menduduki posisi kunci pemerintahan,” ujarnya melalui pernyataan persnya, Minggu (10/8/2025).

Terkait kebijakan insentif pajak, mereka menilai insentif yang terlalu menguntungkan korporasi besar berpotensi memperlebar kesenjangan ekonomi.

Menanggapi hal ini, perwakilan dari Jakarta, Anton, menyatakan, “Beban fiskal terbesar harus dipikul pihak yang memiliki kemampuan lebih, bukan rakyat kebanyakan.”

Aktivis 98 juga menuntut agar super holding BUMN Danantara dikelola secara transparan dan diawasi oleh publik serta lembaga antikorupsi.

Mereka menolak jika aset negara tersebut dijadikan alat monopoli segelintir elite politik atau bisnis.

Selain itu, mereka menekankan pentingnya reformasi politik melalui revisi UU Partai Politik dan UU Pemilu.

Beberapa poin yang didorong adalah penetapan parliamentary threshold dan presidential threshold 0% pada Pemilu 2029, pemisahan jadwal Pemilu Nasional dan Daerah, serta Pilkada yang tetap langsung oleh rakyat.

“Kami ingin memastikan bahwa Indonesia Emas adalah milik seluruh rakyat, bukan hanya milik elite,” tegas Deni Kurniawan, Presidium dari Lampung. (Rilis/*)

Berita Terkait

Diduga Gelapkan Uang Investasi Rp4,6 Miliar, Anggota DPR Komisi III Fraksi PKB dilaporkan ke MKD
Diverifikasi KPK, Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Kian Disorot
Formmasi Bawa Dugaan Korupsi Dinas PU dan Kesra ke Kejagung, Aksi 15 September
Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru
Skandal Tambang Emas Way Kanan Diseret ke Kejagung: Formmasi Bongkar Kejanggalan ‘Penguapan’ Barbuk hingga Penadah Besar
Formmasi Laporkan Trotoar Ambruk Ke Kejagung, Tantang Eva Copot Kadis PU
FORMMASI Resmi Laporkan Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung
Audiensi Formmasi, Kemenag Janji Usut Ulang Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:40 WIB

Diduga Gelapkan Uang Investasi Rp4,6 Miliar, Anggota DPR Komisi III Fraksi PKB dilaporkan ke MKD

Sabtu, 12 September 2026 - 12:10 WIB

Diverifikasi KPK, Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Kian Disorot

Rabu, 9 September 2026 - 19:18 WIB

Formmasi Bawa Dugaan Korupsi Dinas PU dan Kesra ke Kejagung, Aksi 15 September

Minggu, 6 September 2026 - 14:17 WIB

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru

Jumat, 4 September 2026 - 19:51 WIB

Skandal Tambang Emas Way Kanan Diseret ke Kejagung: Formmasi Bongkar Kejanggalan ‘Penguapan’ Barbuk hingga Penadah Besar

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB