Soal Banjir, Presma Malahayati Ultimatum Pemkot Balam

- Editor

Jumat, 28 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Mahasiswa Unmal, Kamal. Foto: Agung.

Presiden Mahasiswa Unmal, Kamal. Foto: Agung.

Pramoedya.id: Banjir yang terus melanda Kota Bandar Lampung memantik kritik dari Presiden Mahasiswa Universitas Malahayati, Muhammad Kamal. 

Menurutnya, bencana ini bukan sekadar fenomena alam, melainkan akibat kelalaian pemerintah dalam mengelola tata ruang dan sistem drainase.

Ia menilai, setiap tahun masalah yang sama terjadi, tetapi solusi konkret dari pemerintah tak kunjung terlihat.

“Banjir ini bukan hanya soal curah hujan tinggi, tapi karena kelalaian pemerintah dalam mengelola tata ruang dan drainase. Masyarakat terus menjadi korban, sementara pemerintah terlihat tak punya solusi konkret,” kata dia melalui pernyataan persnya, Jumat (28/9/2025).

Kamal menyoroti buruknya sistem drainase di kota ini. Banyak titik rawan banjir yang tidak pernah diperbaiki secara serius, menyebabkan genangan air cepat meluas saat hujan deras.

Selain itu, alih fungsi lahan hijau menjadi kawasan permukiman dan komersial yang dilakukan tanpa perencanaan matang semakin memperparah kondisi lingkungan.

Sungai dan selokan yang dipenuhi sedimentasi serta sampah pun tidak mendapat perhatian, membuat aliran air tersumbat dan mempercepat terjadinya banjir.

Pemerintah Kota Bandar Lampung, kata Kamal, seharusnya bertanggung jawab dalam mengantisipasi dan menangani masalah ini, bukan membiarkan masyarakat terus mengalami kerugian. Ia menilai, respons pemerintah selama ini hanya bersifat reaktif, bukan preventif.

“Saat banjir datang, baru ada gerakan pembersihan dan bantuan, tetapi setelah itu semuanya kembali seperti biasa tanpa ada langkah serius untuk mencegah kejadian serupa,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mendesak pemerintah segera melakukan audit menyeluruh terhadap sistem drainase kota dan memastikan ada anggaran yang cukup untuk memperbaikinya.

Kemudian meminta pemerintah menghentikan proyek pembangunan yang merusak lingkungan, terutama yang mengorbankan daerah resapan air.

Menurutnya, kebijakan tata kota harus lebih terbuka dengan melibatkan partisipasi masyarakat, sehingga tidak hanya menguntungkan segelintir pihak tetapi juga memperhitungkan dampaknya bagi warga.

Selain itu, ia juga mendesak agar ada tindakan tegas terhadap oknum yang memberikan izin pembangunan ilegal yang semakin memperburuk kondisi banjir.

Jika pemerintah tetap acuh dan tidak segera mengambil langkah nyata, sambungnya, maka mahasiswa akan turun ke jalan. Demonstrasi besar-besaran di Kantor Wali Kota dan DPRD akan menjadi opsi, sebagai bentuk tekanan agar pemerintah bertindak.

Termasuk bakal menggencarkan kampanye di media sosial, petisi publik, serta mendesak transparansi dalam penggunaan anggaran penanganan banjir.

“Agenda terdekat kami sementara ini membantu korban banjir, sembari memantau wujud solusi yang dilakukan Pemkot Balam. Ketika tidak muncul solusi, Maka kami akan demo besar-besaran untuk menurunkan Eva Dwiana,” tutupnya. (Rilis) 

Berita Terkait

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot
Setelah Warganet, Giliran Pengamat “Komen” Umroh Pemkot
Kata Warganet Soal Umroh Pemkot Bandar Lampung
Dibalik Program Umroh Bandar Lampung, Banyak Hal Dipertanyakan
Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK
FORMMASI Laporkan Dugaan KKN dan Penyalahgunaan Wewenang Anggota DPRD Bandar Lampung ke KPK
Diduga Tak Berizin, Belasan Warung Remang-remang di Jalur Soekarno-Hatta Resahkan Warga
Bandar Lampung Expo 2026 Dibuka, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Dukung Kemajuan Kota

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Kata Warganet Soal Umroh Pemkot Bandar Lampung

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Dibalik Program Umroh Bandar Lampung, Banyak Hal Dipertanyakan

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:14 WIB

Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

FORMMASI Laporkan Dugaan KKN dan Penyalahgunaan Wewenang Anggota DPRD Bandar Lampung ke KPK

Berita Terbaru

Lampung

Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:33 WIB

Lampung

Soal TBC, Pemprov Lampung Sentil Pemkab Tanggamus

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:27 WIB

Lampung

Sufhie Rahmadi Resmi Pimpin PMII Way Kanan

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:03 WIB

Foto: Ilustrasi

Bandarlampung

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot

Kamis, 6 Agu 2026 - 13:53 WIB