Pramoedya.id: Pemerintah Kota Bandar Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 juta untuk mendukung pelaksanaan pasar murah Ramadan, Jumat (27/2/2026).
Kebijakan ini diambil sebagai langkah konkret dalam mengendalikan harga bahan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, menyebut program ini menjadi strategi menjaga daya beli masyarakat.
“Kegiatan ini kita laksanakan serentak di seluruh kecamatan. Kita bekerja sama dengan Bank Indonesia dan sejumlah ritel,” kata Erwin.
Dalam pelaksanaannya, berbagai komoditas dijual dengan harga lebih rendah dari pasaran melalui skema subsidi.
Pemerintah kota juga membagi pelaksanaan kegiatan dalam beberapa gelombang selama Ramadan.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.(*)







