Pramoedya.id: Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung membawa kabar melegakan mengenai kondisi ratusan siswa yang menjadi korban keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kemiling. Setelah sempat mengalami gejala diare hebat sejak Rabu, 13 Februari lalu, kini seluruh siswa dan guru yang terdampak dinyatakan telah dalam kondisi sehat.
Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung, memastikan bahwa lima orang yang sebelumnya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit kini sudah diperbolehkan pulang. Penanganan medis yang cepat di tingkat puskesmas dan rumah sakit dinilai berhasil mencegah dampak yang lebih fatal akibat dehidrasi.
“Para korban yang terdampak makanan yang disiapkan oleh SPPG Sumber Rejo saat ini sudah dalam kondisi sehat, termasuk lima orang yang dirawat di rumah sakit,” kata Muhtadi Arsyad Tumenggung.
Kejadian ini sebelumnya sempat membuat aktivitas belajar mengajar di tiga sekolah, termasuk SDN 4 Sumberjo dan SMPN 14 Bandar Lampung, terganggu karena banyaknya siswa yang tidak masuk sekolah.
“Harapan kami, dengan pulihnya para siswa, mereka bisa segera kembali beraktivitas dengan normal tanpa ada rasa trauma terhadap program gizi pemerintah,” tuturnya. (*)







