Pramoedya.id: Sebagai upaya tindakan dini, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung memfokuskan skrining HIV pada delapan kelompok prioritas sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM). Salah satu fokus utama pemerintah adalah perlindungan terhadap ibu hamil melalui program
“Triple Eliminasi” yang disediakan secara gratis di seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah kota.
Muhtadi Arsyad Tumenggung, Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, menyatakan bahwa pendeteksian dini pada ibu hamil sangat krusial untuk mencegah penularan penyakit menular kepada janin. Selain HIV, skrining ini juga mencakup penyakit sifilis dan hepatitis yang seringkali tidak disadari oleh pengidapnya.
“Khusus ibu hamil, Dinkes menerapkan program triple eliminasi secara gratis. Setiap ibu hamil wajib menjalani skrining HIV, sifilis, dan hepatitis guna mencegah penularan dari ibu ke bayi,” kata Muhtadi Arsyad Tumenggung.
Selain ibu hamil, Dinkes juga menyisir penderita Tuberkulosis (TBC) dan penderita infeksi menular seksual (IMS) sebagai target pelacakan.
“Jadi semakin cepat ditemukan, semakin cepat pula pasien mendapatkan akses pengobatan sehingga potensi penularan dapat ditekan,” tegasnya, sembari mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri. (*)







