Pramoedya.id: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat menyusul prediksi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan bertahan hingga bulan depan. Peringatan ini dikeluarkan setelah serangkaian insiden pohon tumbang dan banjir melanda kota pada akhir pekan kemarin.
Kepala Pelaksana BPBD Bandar Lampung, Idham Basyar, mengimbau warga untuk lebih aktif memantau informasi cuaca resmi dari instansi terkait. Hal ini penting agar masyarakat dapat melakukan mitigasi mandiri, terutama bagi mereka yang tinggal di dekat pohon besar atau kawasan rendah yang rawan genangan air.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap memantau informasi cuaca resmi dan segera melaporkan kejadian darurat kepada call center BPBD atau instansi terkait di Kota Bandar Lampung,” kata Idham Basyar.
Kewaspadaan ekstra diperlukan karena puncak musim penghujan tahun ini disertai dengan angin kencang yang sulit diprediksi arahnya.
“Mengingat prediksi cuaca ekstrem diperkirakan masih akan bertahan hingga bulan depan, kami harap warga segera melapor jika melihat tanda-tanda pohon akan roboh atau tanah mulai bergeser,” pungkasnya.
BPBD memastikan personel satgas akan tetap dalam posisi siaga 24 jam untuk merespons setiap laporan darurat. (*)







