Pramoedya.id: Pemerintah Kota Bandar Lampung merespons cepat dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayahnya dengan menerjunkan tim kolaboratif dari berbagai satuan kerja. Penanganan bencana kali ini tidak hanya bertumpu pada BPBD, tetapi juga melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pekerjaan Umum (PU), hingga Dinas Lingkungan Hidup untuk mempercepat proses pemulihan infrastruktur.
Idham Basyar, Kepala Pelaksana BPBD Bandar Lampung, menekankan bahwa sinergi ini penting untuk membagi tugas evakuasi di lapangan. Misalnya, penanganan pohon tumbang membutuhkan peralatan pemotong dari Dinas Lingkungan Hidup, sementara pembersihan drainase yang memicu genangan dilakukan oleh Dinas PU.
“Penanganan bencana dilakukan secara kolaboratif bersama dinas terkait seperti Dinas Pemadam Kebakaran, DPPT, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Dinas PU. Kami bersinergi menangani setiap laporan bencana yang masuk,” kata Idham Basyar.
Meskipun banyak titik yang terdampak, koordinasi yang baik diklaim mampu mempercepat penyelesaian evakuasi material di jalur-jalur utama kota.
“Kami bersinergi menangani setiap laporan bencana yang masuk guna memastikan aktivitas ekonomi dan sosial warga kembali normal secepat mungkin,” tuturnya saat memantau proses evakuasi. (*)







