Pramoedya.id: Ratusan siswa dari tiga sekolah berbeda di Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, diduga mengalami keracunan massal setelah menyantap paket Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Peristiwa yang terjadi pada Rabu, 13 Februari 2026 ini mengakibatkan para siswa, guru, hingga orang tua mengalami gejala diare akut dan lemas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung, mengonfirmasi bahwa dampak dari kejadian ini menyebar di jenjang pendidikan dasar hingga menengah pertama. Data terkini menunjukkan jumlah korban mencapai angka yang mengkhawatirkan dengan tingkat keparahan gejala yang bervariasi di setiap sekolah.
“Ada ratusan siswa dari tiga sekolah yang terkena diare di Kecamatan Kemiling diduga karena mereka menyantap MBG pada Rabu,” kata Muhtadi Arsyad Tumenggung saat dihubungi di Bandar Lampung, Sabtu (13/2/2026)
Rincian korban terdiri dari 77 siswa SDN 4 Sumberjo, ditambah sembilan guru dan satu orang tua. Sementara di SD Al Munawaroh, tercatat 64 siswa terdampak beserta 11 staf sekolah dan satu orang tua guru.
“Kelima orang yang dirawat rata-rata dari sekolah Al Munawaroh, sedangkan untuk di SDN 4 Sumberjo rata-rata rawat jalan,” ujar Muhtadi menjelaskan kondisi para korban yang sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan. (*)







