Pramoedya.id: Di tengah dinamika pembangunan kota, Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menegaskan komitmennya untuk menempatkan kesejahteraan warga sebagai prioritas tertinggi dalam roda pemerintahan. Penyaluran santunan bencana dan kesehatan senilai Rp 283 juta menjadi salah satu bukti nyata bahwa alokasi anggaran daerah diarahkan langsung untuk menyentuh kebutuhan dasar masyarakat yang sedang kesulitan.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan bahwa transparansi dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan menjadi kunci keberhasilan program kesejahteraan di Bandar Lampung. Ia menginstruksikan jajarannya untuk tetap peka terhadap laporan musibah yang dialami warga agar bantuan pemerintah dapat segera hadir tanpa birokrasi yang berbelit.
“Hari ini Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan bencana, biaya transportasi untuk berobat ke Jakarta, serta santunan bagi warga yang meninggal dunia. Nilainya menyesuaikan kondisi masing-masing penerima,” kata Eva Dwiana di Bandar Lampung, Selasa (10/2/2026).
Eva juga mengingatkan bahwa keberhasilan program pemerintah tidak lepas dari dukungan moral dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan tata kelola yang optimal, ia optimis Bandar Lampung dapat menjadi kota yang lebih tangguh terhadap bencana dan responsif terhadap isu kesehatan.
“Mohon doa dari masyarakat agar kami bisa terus bekerja dan memberikan yang terbaik untuk daerah dan masyarakat Bandar Lampung,” ujarnya menutup kegiatan penyaluran tersebut. (*)







