Subsidi Rp300 Juta Digelontorkan Redam Inflasi

- Editor

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Pemerintah Kota Bandar Lampung mengumumkan komitmen fiskal besar untuk meredam gejolak harga pangan di tingkat lokal. Total anggaran subsidi yang digelontorkan untuk kegiatan pasar murah mencapai angka fantastis: Rp300 juta. Operasi pasar ini dijadwalkan akan dimulai pada Selasa (7/10/2025), sebagai langkah intervensi pasar yang masif.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, menjelaskan bahwa program ini bertujuan ganda: membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi daerah yang belakangan cenderung meningkat. Operasi pasar ini akan dimulai di Kecamatan Bumi Waras dan akan dilanjutkan secara bergilir ke seluruh kecamatan di Kota Bandar Lampung.

“Total anggaran subsidi yang digelontorkan pemkot mencapai lebih dari Rp300 juta untuk kegiatan pasar murah ini,” kata Erwin, dihubungi di Bandar Lampung pada Senin.

Pasar murah ini menyasar langsung kebutuhan pokok warga, termasuk beras, minyak goreng, gula, dan telur. Pemkot memberikan potongan harga yang substansial, rata-rata Rp5.000 per kilogram. Diskon ini diharapkan meringankan beban ekonomi masyarakat secara signifikan.

“Jadi kalau ada warga beli telur sebanyak lima kilogram, mereka bisa mendapatkan potongan harga hingga Rp25 ribu, begitu pun dengan barang lainnya,” kata dia, memberikan contoh konkret besaran manfaat yang diterima warga.

Untuk menjamin ketersediaan barang dan kelancaran distribusi, Pemkot telah menggandeng Perum Bulog serta jaringan ritel modern. Erwin menegaskan pentingnya kolaborasi ini agar stok barang mencukupi dan pasar murah dapat diakses secara merata di semua wilayah.

Ia juga menyampaikan imbauan keras kepada warga agar memanfaatkan subsidi ini secara bijak.

“Yang harus diperhatikan juga warga harus membeli sesuai kebutuhannya, bukan untuk ditimbun dan dijual kembali, karena kami ingin semua masyarakat merasakan manfaatnya,” kata Erwin, memperingatkan agar subsidi yang bertujuan mulia ini tidak disalahgunakan untuk kepentingan spekulatif.

Kegiatan pasar murah ini diharapkan mampu membantu masyarakat di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas, sekaligus menjadi bagian terpadu dari upaya Pemkot menjaga stabilitas harga pangan menjelang akhir tahun. (*)

 

Berita Terkait

DEMA FDIK UIN Gugat Polemik SMA Siger di Tugu Adipura
Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak
Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit
Asroni Paslah: Verifikasi SMA Siger Jangan Sekadar Formalitas
BRI Dukung Program Pemerintah Melalui KUR
BRI BalamGandeng Agung Podomoro
Kisruh SMA Siger, JPSI Desak Walikota Selamatkan Siswa ke Sekolah Lain
Ironi Genset MPP Balam, Harga Pasar Rp400 Juta, APBD Jebol Hingga Rp1 M

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:05 WIB

DEMA FDIK UIN Gugat Polemik SMA Siger di Tugu Adipura

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:55 WIB

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:44 WIB

Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit

Senin, 2 Februari 2026 - 20:07 WIB

Asroni Paslah: Verifikasi SMA Siger Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:50 WIB

BRI Dukung Program Pemerintah Melalui KUR

Berita Terbaru

Bandarlampung

DEMA FDIK UIN Gugat Polemik SMA Siger di Tugu Adipura

Rabu, 11 Feb 2026 - 22:05 WIB

Foto: Ilustrasi

Perspektif

Almanak Pilrek UIN Lampung: Politik di Kampus Religi

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:25 WIB

Lampung

Dinas Sosial Lampung Pimpin Skor Pelayanan Publik Terbaik

Senin, 9 Feb 2026 - 21:32 WIB

Lampung

Gubernur Sambut Lampung Tuan Rumah HPN dan PORWANAS 2027

Senin, 9 Feb 2026 - 15:27 WIB