Gara-Gara Cat Mobil, Dua Pria Dikeroyok Pemilik Bengkel di Kemiling

- Editor

Rabu, 1 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya,id: RA (38), warga Perumahan Taman Gunter 2, Kemiling, melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan yang dialaminya di sebuah bengkel cat mobil di Jalan Pramuka, Kemiling Permai. Insiden tersebut terjadi pada Selasa, 30 September 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, setelah korban menginspeksi hasil pengerjaan mobilnya.

Kasus bermula dari perdebatan hasil pengecatan yang dianggap korban tidak sesuai kesepakatan, termasuk bagian lampu rem yang tidak dilepas saat pengerjaan. RA bersama adik kandungnya, TAH (28), datang untuk mengecek pekerjaan yang sempat tertunda itu.

“Saat saya komplain hasil pengerjaan cat mobil yang menurut saya tidak sesuai kesepakatan awal itu. Saat itu terjadilah cekcok dengan pemilik bengkel yang diwakili istrinya, lalu adik saya mencoba menengahi. Tapi justru istri pemilik bengkel memukul adik saya di wajah,” ujar RA kepada wartawan, Rabu  (1/10/2025).

Menurut RA, setelah pemukulan itu, situasi semakin ricuh. Adiknya langsung dikeroyok. Ketika RA maju untuk melindungi, ia pun ikut dipukuli. “Bibir saya robek, wajah saya lebam, adik saya juga mengalami lebam di bagian kepala dan baju adik saya pun sampai robek,” imbuhnya.

Tidak terima, RA segera mendatangi Mapolresta Bandar Lampung untuk membuat laporan resmi. Laporan korban telah diterima pihak kepolisian dengan Nomor LP/B/1432/IX/2025/SPKT/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/POLDA LAMPUNG, dengan terlapor utama berinisial PAN bersama beberapa orang lainnya.

Dirinya bersama sang adik telah melakukan pemeriksaan dan visum di Rumah Sakit Bhayangkara. Ia menegaskan, tindak kekerasan itu dilakukan secara bersama-sama dan masuk dalam dugaan pelanggaran Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kasat Reskrim Bandar Lampung, Faria Arista, belum memberikan tanggapan saat dimintai konfirmasi melalui pesan Whatsapp. (Rilis)

 

Berita Terkait

Diduga Gelapkan Uang Investasi Rp4,6 Miliar, Anggota DPR Komisi III Fraksi PKB dilaporkan ke MKD
Diverifikasi KPK, Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Kian Disorot
Formmasi Bawa Dugaan Korupsi Dinas PU dan Kesra ke Kejagung, Aksi 15 September
Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru
Skandal Tambang Emas Way Kanan Diseret ke Kejagung: Formmasi Bongkar Kejanggalan ‘Penguapan’ Barbuk hingga Penadah Besar
Formmasi Laporkan Trotoar Ambruk Ke Kejagung, Tantang Eva Copot Kadis PU
FORMMASI Resmi Laporkan Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung
Diduga Ada Oknum TNI Berinisial Gun ‘Mainkan’ Solar Subsidi di SPBU Srengsem

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:40 WIB

Diduga Gelapkan Uang Investasi Rp4,6 Miliar, Anggota DPR Komisi III Fraksi PKB dilaporkan ke MKD

Sabtu, 12 September 2026 - 12:10 WIB

Diverifikasi KPK, Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Kian Disorot

Rabu, 9 September 2026 - 19:18 WIB

Formmasi Bawa Dugaan Korupsi Dinas PU dan Kesra ke Kejagung, Aksi 15 September

Minggu, 6 September 2026 - 14:17 WIB

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru

Jumat, 4 September 2026 - 19:51 WIB

Skandal Tambang Emas Way Kanan Diseret ke Kejagung: Formmasi Bongkar Kejanggalan ‘Penguapan’ Barbuk hingga Penadah Besar

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB