Eva Dwiana Sambut Sekolah Rakyat

- Editor

Senin, 12 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, bersama dengan Kemensos.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, bersama dengan Kemensos.

Pramoedya.id: Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyambut hangat rencana peluncuran program Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial. Dalam kunjungan kerja Menteri Sosial Saifullah Yusuf ke Gang Turunan, Kelurahan Gunung Sulah, Way Halim, Senin (12/5/2025).

Eva menegaskan kesiapan daerahnya untuk memperkuat koordinasi lintas pemerintah demi menjangkau lebih banyak anak dari keluarga kurang mampu.

“Untuk anak-anak tidak mampu di Bandar Lampung, tentu kita usulkan semua ke Kementerian Sosial. Namun, keputusan tetap dari pusat. Kami hanya mendukung penuh dan siap berkolaborasi,” kata Eva di sela peninjauan lokasi calon siswa Sekolah Rakyat.

Program Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial dijadwalkan mulai berjalan pada Juli 2025, dengan kuota 1.000 siswa yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA. Eva berharap inisiatif ini menjadi pintu masuk bagi perluasan akses pendidikan dasar hingga menengah, khususnya bagi kelompok masyarakat miskin dan miskin ekstrem.

“Semoga semakin banyak anak tak mampu yang bisa terlayani,” ujarnya.

Pemkot Bandar Lampung, kata Eva, telah menindaklanjuti seluruh arahan Kementerian Sosial, termasuk dalam pendataan dan pengusulan nama-nama calon siswa. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kota, provinsi, dan pusat agar program ini dapat menjangkau lebih luas.

“Harapan kita, dengan bantuan pemerintah pusat, provinsi, dan kota, kita senang bisa berkolaborasi. Insya Allah sebanyak mungkin calon siswa yang tidak mampu akan kita bantu daftarkan,” tambahnya.

Diketahui, Sekolah Rakyat tidak hanya akan mengadopsi kurikulum pendidikan dasar dan menengah nasional, tetapi juga menekankan penguatan kemampuan bahasa Inggris, bahasa Arab, serta pendidikan karakter. Sebelum pembelajaran formal dimulai, para siswa akan mengikuti masa matrikulasi dan orientasi.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam kunjungan tersebut menyampaikan bahwa program Sekolah Rakyat adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan struktural melalui akses pendidikan yang lebih luas dan berkualitas. (Rilis)

Berita Terkait

DEMA FDIK UIN Gugat Polemik SMA Siger di Tugu Adipura
Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak
Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit
Asroni Paslah: Verifikasi SMA Siger Jangan Sekadar Formalitas
BRI Dukung Program Pemerintah Melalui KUR
BRI BalamGandeng Agung Podomoro
Kisruh SMA Siger, JPSI Desak Walikota Selamatkan Siswa ke Sekolah Lain
Ironi Genset MPP Balam, Harga Pasar Rp400 Juta, APBD Jebol Hingga Rp1 M

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:05 WIB

DEMA FDIK UIN Gugat Polemik SMA Siger di Tugu Adipura

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:55 WIB

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:44 WIB

Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit

Senin, 2 Februari 2026 - 20:07 WIB

Asroni Paslah: Verifikasi SMA Siger Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:50 WIB

BRI Dukung Program Pemerintah Melalui KUR

Berita Terbaru

Bandarlampung

DEMA FDIK UIN Gugat Polemik SMA Siger di Tugu Adipura

Rabu, 11 Feb 2026 - 22:05 WIB

Foto: Ilustrasi

Perspektif

Almanak Pilrek UIN Lampung: Politik di Kampus Religi

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:25 WIB

Lampung

Dinas Sosial Lampung Pimpin Skor Pelayanan Publik Terbaik

Senin, 9 Feb 2026 - 21:32 WIB

Lampung

Gubernur Sambut Lampung Tuan Rumah HPN dan PORWANAS 2027

Senin, 9 Feb 2026 - 15:27 WIB