Pramoedya.id: Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyebut pertemuan APEKSI Outlook 2025 di Bandar Lampung sebagai momentum emas bagi para kepala daerah untuk saling “mencuri” ide kebijakan yang sukses. Melalui interaksi informal, para pemimpin kota bisa langsung mengadopsi langkah-langkah positif yang telah teruji di daerah lain.
Tri menegaskan bahwa kepemimpinan yang adaptif memerlukan masukan strategis dari rekan sejawat yang menghadapi dinamika serupa. Baginya, setiap pertemuan antarkepala daerah harus menghasilkan draf rencana yang bisa segera diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di kota masing-masing.
“Acara yang bisa menjadi tukar pendapat, tukar pikiran dan saling memberi ide untuk masing-masing daerah dan bisa menerapkan hal-hal positif,” ujar Tri Adhianto saat mengikuti rangkaian kegiatan di Kota Tapis Berseri, Sabtu (21/12/2025).
Lebih jauh, ia berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada tataran diskusi, tetapi berlanjut pada aksi nyata dalam menentukan arah pembangunan di sisa masa jabatan para wali kota. Sinergi ini dianggap krusial untuk menciptakan standar pelayanan publik yang setara dari Sabang hingga Merauke.
“Serta menentukan langkah apa saja untuk tahun berikutnya dalam masa kepemimpinan,” tutup Tri Adhianto dengan penuh optimisme. (*)







