Pramoedya.id: Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Raden Intan Lampung, Bambang Budiwiranto, membuka Malam Grand Final Pemilihan Duta Kampus 2026 di GSG KH Ahmad Hanafiah, Sabtu malam, 2 Mei 2026. Ajang yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional ini menyaring 20 finalis terbaik dari total 150 pendaftar.
Dalam sambutannya mewakili Rektor, Bambang menekankan bahwa duta kampus memiliki tanggung jawab besar sebagai representasi citra institusi di ruang publik. Ia meminta para pemenang nantinya tetap memegang teguh nilai intelektual, spiritualitas, dan integritas.
“Adik-adik adalah wajah UIN Raden Intan Lampung. Tunjukkan citra positif yang tercermin dalam kepribadian dan jadilah role model bagi mahasiswa lain,” ujar Bambang melalui pers rilis yang diterima Pramoedya.id, Senin (4/5/2026).
Bambang menambahkan, saat ini UIN Raden Intan sedang memacu mutu menuju level internasional. Oleh karena itu, peran duta kampus sebagai agen promosi menjadi sangat krusial untuk mengomunikasikan berbagai capaian kampus, baik di lingkungan Kementerian Agama maupun di peringkat nasional dan internasional.
“Promosi yang baik akan membangun citra positif dan memberikan manfaat bagi seluruh sivitas kampus,” katanya.
Menariknya, Bambang juga berpesan agar para finalis selalu menebarkan aura positif, salah satunya melalui hal sederhana: senyuman. Mengutip Dale Carnegie, ia menyebut senyum adalah investasi tanpa modal yang mampu memberi efek luar biasa bagi lingkungan sosial.
Sementara itu, Ketua Pelaksana yang juga Kepala Biro AAKK UIN RIL, Abdul Rahman, melaporkan bahwa para finalis yang didominasi mahasiswa semester dua dan empat ini telah melewati masa karantina yang ketat. Selain uang pembinaan, para duta kampus ini direncanakan akan dilibatkan dalam kegiatan KKN non-reguler.
“Menjadi duta kampus itu tugasnya berat. Kami berharap mereka yang terpilih benar-benar menjadi wakil terbaik yang bisa membawa nama kampus lebih cemerlang lagi,” pungkas Abdul Rahman. (*)







