Tunda Bayar Mulai Dibayar Februari

- Editor

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Para rekanan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung kini boleh sedikit bernapas lega. Setelah sempat terkatung dalam ketidakpastian, urusan tunda bayar kepada pihak ketiga akhirnya menemui titik terang. Pemerintah Provinsi Lampung memasang tenggat waktu yang cukup ambisius: seluruh kewajiban tersebut ditargetkan lunas paling lambat pada Februari 2026.

Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung, Nurul Fajri, menegaskan bahwa komitmen penyelesaian ini bukan sekadar janji di atas kertas. Saat ini, tim dari Inspektorat tengah bekerja keras menyisir lembar demi lembar tagihan untuk memastikan validitas data sebelum uang negara digulirkan.

“Jumlah tunda bayar saat ini masih dihitung oleh Inspektorat, sehingga angkanya belum bisa dipastikan. Setelah proses tersebut selesai, baru akan dilakukan pembahasan lebih lanjut,” ujar Nurul Fajri, Rabu (21/1/2025).

Meski angka pastinya masih tersimpan di kantong Inspektorat, Nurul memberikan gambaran mengenai siapa yang memiliki “beban” paling besar. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya disebut sebagai satuan kerja dengan nilai tunda bayar tertinggi di lingkup Pemerintah Provinsi Lampung. Namun, ia memastikan bahwa mekanisme pembayaran akan dilakukan secara bertahap dan mengikuti aturan main pengelolaan keuangan daerah yang ketat.

Setelah angka final dari Inspektorat keluar, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung dijadwalkan akan memimpin rapat maraton bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Rapat inilah yang akan menjadi penentu skema pembayaran dan teknis pencairan bagi setiap satuan kerja. Tujuannya satu: agar aliran dana bisa segera mengalir ke kantong para rekanan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Melalui rapat TAPD tersebut, akan ditetapkan mekanisme agar masing-masing satuan kerja dapat segera mengeluarkan pembayaran tunda bayar,” kata Nurul menjelaskan alur birokrasinya.

Langkah percepatan ini menjadi krusial untuk menjaga kredibilitas pemerintah di mata mitra kerja. Nurul menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi harga mati dalam proses ini. Ia tidak ingin ada celah kesalahan yang justru akan menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.

“Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung jelas, seluruh tunda bayar ditargetkan selesai dan dibayarkan kepada pihak terkait pada Februari 2026,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Janji Teruskan Aspirasi PMII ke Presiden Prabowo
Bawa Keranda Mati, PMII Tagih Pemprov Lampung Gelar RDPU dalam 2×24 Jam
Sebut Tak Wakili Lampung, Pimpinan Marga Balak Soal Gelar Adat Jokowi
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya
Tekan Biaya Produksi, 220 Petani Lamteng Dilatih Bikin Pupuk Mandiri
Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai
Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pemprov Lampung Janji Teruskan Aspirasi PMII ke Presiden Prabowo

Senin, 29 Juni 2026 - 21:31 WIB

Bawa Keranda Mati, PMII Tagih Pemprov Lampung Gelar RDPU dalam 2×24 Jam

Senin, 29 Juni 2026 - 13:17 WIB

Sebut Tak Wakili Lampung, Pimpinan Marga Balak Soal Gelar Adat Jokowi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:28 WIB

Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:07 WIB

Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya

Senin, 29 Jun 2026 - 12:07 WIB