Praamoedya.id: Satpol PP Kota Bandar Lampung mengingatkan para pembeli takjil agar tidak memarkirkan kendaraannya secara sembarangan di badan jalan. Praktik parkir berlapis saat berbelanja penganan buka puasa dinilai menjadi salah satu penyebab utama kemacetan yang sering dikeluhkan oleh masyarakat luas di Bandar Lampung.
Kepala Satpol PP Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, menyebutkan bahwa koordinasi antara pedagang dan pembeli sangat diperlukan agar arus lalu lintas tetap mengalir. Petugas di lapangan diinstruksikan untuk tidak hanya mengatur lapak dagangan, tetapi juga menertibkan kendaraan pembeli yang berhenti secara mendadak atau memakan lajur jalan.
“Kami juga sudah mengimbau baik pedagang dan pembeli agar tidak menumpuk kendaraan di lokasi yang dapat membuat kemacetan,” kata Ahmad Nurizki Erwandi di Bandar Lampung.
Nurizki berharap masyarakat memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga kelancaran jalan demi kepentingan bersama.
“Bulan puasa ini jadi momentum untuk pedagang musiman untuk menjajakan dagangannya, namun jangan sampai mengabaikan fasilitas umum seperti trotoar dan bahu jalan,” pungkasnya. Satpol PP berkomitmen untuk mengawal aktivitas pasar takjil ini hingga hari raya tiba. (*)







